Maut Menjemput Bocah di Ponorogo Saat Main Petak Umpet

Round Up

Maut Menjemput Bocah di Ponorogo Saat Main Petak Umpet

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Senin, 07 Sep 2026 07:00 WIB
Jasad anak SD yang meninggal tertimpa tembok saat main petak umpet
Jasad anak SD yang meninggal tertimpa tembok saat main petak umpet/Foto: Istimewa
Ponorogo -

Keceriaan empat bocah bermain petak umpet di Desa Ketonggo, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, berubah menjadi duka. Seorang bocah berinisial ER (9) meninggal dunia setelah tertimpa tembok kamar mandi lama yang sudah lapuk dan roboh, saat dirinya mencari tempat untuk bersembunyi.

ER yang masih duduk di kelas 3 SD itu sempat dievakuasi warga dan keluarga ke Puskesmas Bungkal untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan jenazahnya kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bermain Petak Umpet Bersama Tiga Teman

Sebelum kejadian, ER bermain petak umpet bersama tiga anak lainnya di sekitar lokasi kejadian. Saat permainan berlangsung, korban mencari tempat persembunyian dan memilih berada di dekat bangunan kamar mandi lama yang sudah tidak digunakan.

Kanit Reskrim Polsek Bungkal Aipda Hermansyah mengatakan, tembok bangunan yang berada di lokasi memang sudah dalam kondisi usang dan rusak.

ADVERTISEMENT

"Memang benar kami mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya anak yang tertimpa runtuhan tembok. Tembok tersebut kondisinya sudah usang dan rusak," kata Hermansyah, Minggu (6/9/2026).

Saat mencari tempat untuk bersembunyi, ER berada di dekat bangunan kamar mandi yang sudah lama tidak digunakan. Tembok bangunan tersebut kemudian roboh dan menimpa korban yang berada di sekitarnya.

"Awalnya ada empat anak yang bermain petak umpet. Salah satu anak bersembunyi di dekat kamar mandi. Temboknya sudah rusak, usang, dan sudah lama tidak dipakai, kemudian tembok tersebut roboh," jelasnya.

Warga dan Keluarga Langsung Evakuasi Korban

Setelah tertimpa reruntuhan, ER segera dievakuasi oleh warga dan keluarga untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bungkal dalam kondisi mengalami luka akibat tertimpa tembok.

"Korban dibawa oleh keluarga dan masyarakat ke Puskesmas, namun akhirnya meninggal dunia," imbuh Hermansyah.

Akibat tertimpa tembok, ER mengalami luka di beberapa bagian tubuh, mulai dari kaki dan tangan hingga kepala serta pelipis. Kondisi tersebut kemudian membuat korban harus segera mendapatkan penanganan medis setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Untuk luka ada di bagian kaki, tangan, serta luka dan goresan di kepala, termasuk pelipis," ujarnya.

Tembok Tiba-tiba Roboh

Saksi mata Nuryanto mengatakan, terdapat empat anak yang bermain petak umpet sebelum kejadian. Saat permainan berlangsung, ER berada di sekitar pagar atau tembok kamar mandi yang sudah lama tidak digunakan tersebut.

"Empat orang, empat anak," kata Nuryanto saat ditanya jumlah anak yang bermain.

Nuryanto menyebut bangunan yang roboh merupakan tembok pagar kamar mandi lama. Kondisi tembok tersebut disebut sudah lapuk dan roboh secara tiba-tiba saat tidak ada angin kencang.

"Kerobohan tembok pagar kamar mandi," ujar Nuryanto.

"Sudah lapuk. Tidak ada angin, tiba-tiba roboh," jelasnya.

Korban Diduga Sempat Tak Sadarkan Diri

Nuryanto mengatakan ER mengalami luka pada bagian kepala setelah tertimpa tembok dan diduga sudah tidak sadarkan diri. Warga kemudian segera membawa korban ke Puskesmas Bungkal untuk mendapatkan pertolongan.

"Lukanya di kepala. Sepertinya sudah tidak sadar," tambah Nuryanto.

Namun, setelah dibawa ke puskesmas, nyawa ER tidak dapat diselamatkan.

"Terus dibawa ke Puskesmas, kemudian meninggal," pungkasnya.

Polisi menyebut keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut pihak mana pun. Tidak ada laporan mengenai tuntutan keluarga terhadap pihak lain terkait robohnya tembok kamar mandi tersebut.

"Dari pihak keluarga tidak menuntut kepada pihak mana pun. Keluarga sudah menerima kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai musibah," katanya.

Halaman 2 dari 2
(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads