BPBD Jatim Ungkap Kendala Pemadaman Karhutla di Gunung Semeru-Buthak

BPBD Jatim Ungkap Kendala Pemadaman Karhutla di Gunung Semeru-Buthak

Fima Purwanti - detikJatim
Sabtu, 05 Sep 2026 20:10 WIB
: Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Blitar
: Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Blitar (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini masih terjadi di Gunung Ijen, Gunung Semeru hingga Gunung Buthak, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim bersama petugas gabungan terus bergerak untuk memadamkan api tersebut.

Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menyebut ada beberapa kendala yang dihadapi oleh petugas di lapangan. Seperti kondisi cuaca berubah-ubah yang mempengaruhi proses pemadaman dengan water bombing. Hal itu turut mengganggu jarak pandang pilot helikopter.

"Kendala yang dihadapi helikopter pada saat proses pemadaman di antaranya itu cuaca yang mudah berubah. Artinya jarak pandang pilot terganggu, angin yang kencang juga menjadi penyebab. Serta kondisi tebing yang curam," terangnya kepada detikJatim, Sabtu (5/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gatot menjelaskan, kondisi cuaca sangat mempengaruhi proses pemadaman api dengan helikopter. Adanya kondisi yang tertutup awan juga diperhatikan, agar helikopter tidak menabrak tebing dan sebagainya.

Sementara proses pemadaman melalui jalur darat juga dilakukan dengan melibatkan personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri hingga OPD terkait. Adapun kendala yang dihadapi yakni kondisi jalan perbukitan, dan tebing yang curam.

ADVERTISEMENT

"Selain jarak jauh, teman-teman pemadaman darat terkendala juga curamnya lokasi-lokasi bencana kebakaran," tambahnya.

Meski terdapat kendala, Gatot menegaskan upaya pemadaman api di sejumlah Gunung di Jawa Timur tetap dilakukan. Termasuk di Gunung Semeru yang mengalami kebakaran lahan hingga 1.888 hektare.

"Untuk hari ini misalnya karena memang cuaca di Gunung Semeru itu mudah berubah dan anginnya kencang, sehingga fokus penanganan kami alihkan ke Gunung Butak. Yang jelas kami terus bergerak untuk memadamkan api di sejumlah lokasi ini," tandasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads