Update Kasus Keracunan MBG di Nganjuk: 18 Orang Masih Dirawat

Update Kasus Keracunan MBG di Nganjuk: 18 Orang Masih Dirawat

Bakrie - detikJatim
Jumat, 04 Sep 2026 23:55 WIB
Suasana RSUD Nganjuk
Suasana RSUD Nganjuk (Foto: Bakrie/detikJatim)
Nganjuk -

Korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nganjuk yang masih mendapat perawatan medis sebanyak 18 orang. Sisanya sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro. Katanya, penanganan maksimal dari rumah sakit terus dilakukan. Pendampingan secara real time juga terus dilakukan pemkab melalui dinas kesehatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelayanan maksimal terus kami lakukan, agar anak-anak yang masih dirawat segera sembuh dan diperbolehkan pulang," ujar Mas Handy-sapannya ketika dikonfirmasi detikJatim, Jumat (4/9/2026).

Penanganan sendiri dilakukan oleh tim tega media di RSUD Nganjuk, RS Bhayangkara dan RSI Aisyah serta sejumlah puskesmas. Rata-rata korban mengeluhkan mual, pusing hingga muntah-muntah.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya tercatat ada 127 orang yang mengalami keracunan usai menyantap menu MBG berupa nasi goreng, ayam suwir, telur dadar, tahu bulat, agar dan semangka. Menu itu diolah oleh SPPG Begadung 2, yang kini telah di-suspend Badan Gizi Nasional (BGN).

Jumlah tersebut terdiri dari siswa SMAN 3 Nganjuk, SLB Santi Kosala Mastrip, SDN Balong Pacul. Dalam daftar korban terdapat seorang guru, hingga staf sekolah.

Hingga hari ini, belum ada keterangan resmi dari Kepala SPPG Begadung 2 maupun ahli gizi yang bertugas di sana. Sedangkan hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Kesehatan Nganjuk dan BBPOM di Surabaya juga belum keluar.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads