Betonisasi JPD Gresik Tembus 4,5 Km, Bupati Yani Resmikan Jalan di Benjeng

Betonisasi JPD Gresik Tembus 4,5 Km, Bupati Yani Resmikan Jalan di Benjeng

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Jumat, 04 Sep 2026 18:20 WIB
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan pembangunan Jalan Poros Desa betonisasi JPD
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan pembangunan Jalan Poros Desa betonisasi JPD (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Gresik -

Pemerintah Kabupaten Gresik terus menggenjot pembangunan Jalan Poros Desa (JPD) untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satunya betonisasi JPD ruas Klampok-Munggugebang di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan pembangunan betonisasi JPD tersebut. Ruas JPD Klampok-Munggugebang memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer, dengan penanganan betonisasi sepanjang 205 meter dan lebar badan jalan 5 meter.

"Alhamdulillah, kita sedang berada di Kecamatan Benjeng, tepatnya Desa Klampok. Ini salah satu jalan poros desa penghubung Desa Klampok ke Munggugebang yang selama ini kondisinya cukup rusak parah," kata Fandi Akhmad Yani, Jumat (4/9/2029).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Yani, pembangunan jalan tersebut menjadi bagian dari fokus Pemkab Gresik dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan desa. Pada 2026, terdapat 13 titik JPD yang menjadi fokus pembangunan dan tersebar di sejumlah kecamatan.

"2026 ini ada 13 titik yang menjadi fokus JPD. Dua tahun ini, 2025-2026, Pemerintah Kabupaten Gresik fokus terhadap pembangunan jalan poros desa, betonisasi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain pembangunan yang telah berjalan, Pemkab Gresik juga menyiapkan pengerjaan lanjutan melalui perubahan anggaran P-APBD 2026. Sebanyak 24 titik ruas JPD disebut akan menjadi bagian dari pembangunan lanjutan tersebut.

"Mudah-mudahan terus kita konsisten terkait dengan JPD ini. Mudah-mudahan masyarakat Gresik terus memberikan informasi kepada kita semua, termasuk 2027," tutur Yani.

Ia menambahkan, pembahasan APBD 2027 juga tetap diarahkan untuk melanjutkan pembangunan JPD. Hal itu dilakukan agar perbaikan infrastruktur jalan desa dapat terus berkesinambungan.

Berdasarkan data Pemkab Gresik, betonisasi JPD pada 2026 tersebar di sejumlah kecamatan. Total penanganan yang direncanakan mencapai sekitar 4.565 meter.

Rinciannya yakni Duduksampeyan 523 meter, Manyar 285 meter, Menganti 800 meter, Cerme 450 meter, Benjeng 250 meter, Kedamean 252 meter dan Wringinanom 537 meter. Kemudian Dukun 222 meter, Balongpanggang 590 meter, Bungah 234 meter, Driyorejo 49 meter, Ujungpangkah-Panceng 233 meter serta Sangkapura 140 meter.

Yani menyebut perbaikan JPD tidak hanya berdampak pada kelancaran mobilitas warga, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Pemerintah kabupaten juga mengambil peran dalam menangani kerusakan jalan lingkungan maupun jalan poros desa.

"Harapannya tentu perekonomian di desa pasti meningkat. Kemudian dana desa juga berkurang, otomatis kami yang handle untuk kerusakan, baik itu jalan lingkungan maupun jalan poros desa yang berada di desa tersebut," jelasnya.

Selain sektor ekonomi, pembangunan betonisasi JPD juga dinilai mendukung aktivitas pertanian. Jalan yang lebih baik akan memudahkan petani mengangkut hasil pertanian dari lahan menuju tempat tujuan.

"Program prioritas Presiden terkait dengan ketahanan pangan ini sangat bersinergi dengan pembangunan jalan poros desa, khususnya betonisasi. Tentu petani-petani kita mudah untuk mengangkut hasil pertaniannya," pungkasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads