Kemacetan parah terjadi pada jalur Situbondo-Ketapang, Banyuwangi. Ekor kepadatan lalu lintas mengular hingga 7 Kilometer mulai Bangsring hingga ASDP Ketapang dengan kepadatan di 2 lajur.
Pantauan detikJatim di lapangan, kemacetan itu rata di sepanjang jalur hingga nyaris 5 jam. Hal itu seperti diakui juga oleh Doni, salah satu sopir travel Surabaya-Bali yang sempat terjebak kemacetan.
Doni mengaku mengalami kemacetan mulai Wongsorejo, Banyuwangi. Setiap hari, Doni mengalami kemacetan, namun, kemacetan terparah ia alami hari ini, Kamis (3/9/2026). Dia mengaku masuk Banyuwangi mulai pukul 10.00 WIB dan pada pukul 13.00 WIB ia masih tertahan di depan Grand Watudodol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap hari saya bawa penumpang dan kena macet. Tapi ini paling parah, dua lajur macet," jelas Doni, Kamis (3/9/2026).
Ia mengaku beberapa kali ngeblong saat menemukan celah, hal itu menjadi solusi untuk sampai di pelabuhan lebih cepat,
"Ini saja saya ngeblong, tapi yang dilawan ini gajah-gajah mbak. Ngeblong sesekali aja bisa, biar cepat sampai Ketapang," tambahnya.
Bahkan, sejumlah penumpang bus pariwisata memilih jalan kaki menuju Ketapang. Mereka mengaku jenuh berada dalam bus selama berjam jam terjebak kemacetan.
"Jalan aja karena macet, capek," ungkap Rizky sembari berjalan kaki.
Hingga pukul 17.00 WIB. Kemacetan parah masih terjadi di dua lajur jalan Situbondo - Banyuwangi menuju pelabuhan ASDP Ketapang.
