Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Bertambah Jadi 730 Orang

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Bertambah Jadi 730 Orang

Aprilia Devi - detikJatim
Kamis, 03 Sep 2026 17:40 WIB
Santriwati Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo yang mengalami gejala keracunan akibat MBG.
Santriwati Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo yang mengalami gejala keracunan akibat MBG.(Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Korban keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo terus bertambah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo saat ini ada 730 orang yang terdampak.

Dari jumlah tersebut, 706 orang telah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan.

"Sampai jam 15.10 WIB data terakhir adalah masih rawat opname itu 23 orang. Kemudian yang sudah kita rawat jalankan ya, artinya sudah berobat jalan itu 706. Dan saat ini masih ada observasi pasien 1 orang," ujar Kepala Dinkes Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, Kamis (3/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban yang masih dirawat tersebar di beberapa fasilitas layanan kesehatan. Sementara satu orang yang dalam observasi berada di RSUD Notopuro Sidoarjo.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo telah bekerjasama dengan BBPOM Surabaya untuk melakukan pengujian sample dalam kasus ini.

ADVERTISEMENT

"Pada saat peristiwa itu terjadi, otomatis kami bergerak. Salah satunya adalah dari bagian kesehatan masyarakat, khususnya yang di Kesling itu mengambil sampel. Dalam artian, sampel yang kami ambil adalah dari bahan makanan yang semuanya ada itu. Jadi mulai dari nasi, telur, sayur, sesuai dengan yang ada di menu hari itu. Kemudian juga ambil sampel dari, maaf ya, muntahan dari pasien, begitu," pungkas Lakhsmie.

Diketahui, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar di sejumlah sekolah di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengalami keracunan usai mengonsumsi menu MBG dari SPPG Kalitengah pada Selasa (1/9) siang.

Korban mengalami gejala seperti mual, muntah, hingga pusing. Menu yang dikonsumsi dari MBG tersebu terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu bali, sayur buncis baby corn, dan buah apel.

SPPG Kalitengah sendiri menyuplai MBG untuk 19 lembaga pendidikan. Saat ini SPPG tersebut disuspend setelah kasus keracunan yang terjadi.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads