Dua nelayan muda asal Pasuruan yang hilang saat mencari ikan ditemukan selamat. Keduanya ditemukan di atas perahu yang terombang-ambing di laut.
Kedua nelayan yang hilang yakni M. Yasir (20) warga Perum Nuansa Candi Permai 5, Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, dan Lukman Hakim (24) warga Dusun Kaligung, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan, Tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian memperoleh informasi kedua survivor diketahui dalam kondisi selamat, sekitar pukul 09.08 WIB. Lokasi survivor berjarak sekitar 1,66 kilometer dari pantai Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim kemudian menuju lokasi kedua survivor. Pukul 11.00 WIB, keduanya berhasil dievakuasi ke dermaga," kata Sugeng, Selasa (1/9/2026).
Kedua survivor dalam kondisi lemas saat dievakuasi. Itu karena terlalu lama di laut tanpa makanan dan terkena angin kencang.
"Mesin perahu mereka mati kehabisan bahan bakar saat di laut. Saat berangkat bahan bakar hanya 5 liter," jelas Sugeng.
Dua nelayan, M. Yasir (20) warga Perum Nuansa Candi Permai 5, Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, dan Lukman Hakim (24) warga Dusun Kaligung, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, hilang saat melaut. Keduanya berangkat Senin (31/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka mencari ikan menggunakan sebuah perahu dengan kondisi mesin yang disebut sudah tua. Perahu tersebut juga hanya membawa bahan bakar sekitar 5 liter.
Sebelum berangkat, keduanya sempat diingatkan pihak keluarga agar tidak melaut karena dinilai belum cukup berpengalaman. Namun, keduanya tetap berangkat mencari ikan di sekitar kawasan yang dikenal sebagai Tong Biru, Perairan Sidoarjo.
Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, M. Yasir dan Lukman belum kembali ke rumah. Pihak keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa dan dilanjutkan ke petugas.
