Terik matahari dan suhu udara panas menjadi salah satu dampak yang dirasakan warga Surabaya saat musim kemarau. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya melakukan penyiraman di sejumlah ruas jalan.
Upaya ini dilakukan untuk membantu menjaga kondisi jalan di tengah cuaca panas sekaligus mengurangi debu, terutama di ruas-ruas yang menjadi jalur aktivitas masyarakat. Mengingat, suhu saat siang hari di Surabaya bisa mencapai lebih dari 30 derajat celcius.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran DPKP Surabaya M Rokhim mengatakan, pihaknya menyiagakan lima unit mobil damkar setiap hari selama musim kemarau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Per hari ada lima unit, masing-masing unit dengan tiga personil. Disiagakan selama kemarau," kata Rokhim saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (28/8/2026).
Sejumlah jalan protokol menjadi sasaran penyiraman.
"Di antaranya kawasan Taman Surya, Jalan Taman Ais Nasution, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pahlawan, dan Jalan Tunjungan," beber Rokhim.
Penyiraman juga dilakukan di ruas Jalan Kertajaya-Manyar Kertoarjo serta Jalan Raya Manyar.
Selain jalan protokol, petugas menyasar sejumlah ruas yang tengah dikerjakan proyek box culvert.
"Seperti di Jalan Panjang Jiwo, Jalan Gunung Anyar Jaya III, dan Jalan Lidah Wetan," pungkas Rokhim.
