Sudah 2 Tahun Jadi Presiden, Prabowo: Terima Kasih NU dan Muhammadiyah

Sudah 2 Tahun Jadi Presiden, Prabowo: Terima Kasih NU dan Muhammadiyah

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Kamis, 27 Agu 2026 19:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat pidato di pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang
Presiden Prabowo Subianto saat pidato di pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang. (Foto: Dok. Istimewa)
Jombang -

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa hormatnya terhadap jasa para ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mencetuskan semboyan Jas Hijau sebagai penghormatan kepada para ulama.

Prabowo menjelaskan, Kemerdekaan RI memang diproklamasikan di Jakarta oleh Soekarno dan Hatta pada 17 Agustus 1945. Namun, kemerdekaan Bangsa Indonesia diuji di Surabaya dalam pertempuran sengit pada Oktober-November 1945.

"Peran dari ulama, peran dari kiai-kiai, peran daripada pesantren sangat besar. Karena itu, saya ingin kalau pernah, kalau tidak salah Bung Karno ya mengatakan 'Jasmerah'. Jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Saya ingin menyampaikan 'Jas Hijau'. Jangan sekali-sekali melupakan jasa ulama," jelas Prabowo dalam pidatonya yang dikutip detikJatim dari Official Chanel Muktamar ke-35 NU, Kamis (27/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ucapan terimakasih pun disampaikan Presiden kepada seluruh ulama, baik yang kondang maupun para kiai kampung. Menurutnya, para kiai kampung juga berjasa besar karena setiap hari menjaga akhlak anak-anak, menjaga kerukunan umat dan kerukunan antarumat, menjaga kedamaian di desa, serta mendoakan bangsa tanpa pamrih kepada negara.

Prabowo lantas menyinggung kepemimpinannya yang kini akan memasuki tahun kedua. Prabowo menyebut dirinya menjadi presiden juga berkat dukungan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

ADVERTISEMENT

"Indonesia insyaallah akan bangkit. Saya hampir 2 tahun jadi Presiden Republik Indonesia. Saya terima kasih dukungan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Dengan belum sampai 2 tahun, kita telah mencapai prestasi-prestasi besar. Kita sudah swasembada pangan dan sebentar lagi kita akan swasembada energi. Insyaallah dalam waktu yang tidak lama, kita tidak perlu impor terlalu banyak BBM dari mana pun," terangnya.

Prestasi kepemimpinannya yang lain, kata Prabowo, yaitu berdirinya puluhan ribu SPPG. Sehingga makan bergizi gratis (MBG) bisa dinikmati lebih dari 62 juta penerima manfaat.

"MBG adalah program yang besar, tantangannya banyak, kekurangannya masih banyak, tapi kita akan selesaikan semua kekurangan tersebut. Karena yang penting adalah manfaat harus diterima oleh semua anak-anak kita dan semua ibu-ibu hamil dan semua orang tua lanjut usia. Itu tekad kita," tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Prabowo, tak lama lagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan beroperasi. Keberadaan koperasi ini salah satunya untuk menjamin semua komoditas bersubsidi sampai ke masyarakat dengan harga murah.

"Saudara-saudara, prestasi kita cukup, tantangan kita banyak. Cuaca El Nino yang sangat kuat. Tantangan karena kita hidup di gugusan pulau yang sangat makmur, tapi juga penuh dengan tantangan-tantangan alam. Tapi negara kita kuat dan semakin kuat. Karunia dari Yang Maha Besar sangat besar. Saya telah lihat hasil-hasil kita sekarang. Kita temukan ladang-ladang gas, ladang-ladang emas yang luar biasa kekayaan kita. Saudara-saudara, percaya sama saya, beberapa tahun lagi Indonesia akan bangkit dengan luar biasa dan tidak akan ada yang bisa membendung kita," cetusnya.

Berani memberantas korupsi, tambah Prabowo, juga menjadi tantangan saat ini. Sebab korupsi menyebabkan banyak kekayaan Indonesia lenyap dan dibawa kabur ke luar negeri. Namun, pemerintahannya mulai menutup dan menghentikan korupsi.

Pihaknya juga melakukan berbagai penghematan hingga ratusan triliun. Menurut Prabowo, penghematan untuk membantu rakyat yang paling miskin dan paling tidak berdaya.

"Terima kasih Nahdlatul Ulama. Terima kasih para kiai. Terima kasih para ibu-ibu nyai. Terima kasih para santri-santriwati. NU kuat, artinya Indonesia kuat. Kalau NU rukun, Indonesia rukun. NU berhidmat, Indonesia bermartabat," tandasnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads