Relawan Desa di Pasuruan Nekat Padamkan Api Lereng Arjuno Hingga Malam

Relawan Desa di Pasuruan Nekat Padamkan Api Lereng Arjuno Hingga Malam

Muhajir Arifin - detikJatim
Rabu, 26 Agu 2026 21:28 WIB
Relawan Desa di Pasuruan turut berjibaku memadamkan karhutla di lereng Gunung Arjuno hingga malam hari.
Relawan Desa di Pasuruan turut berjibaku memadamkan karhutla di lereng Gunung Arjuno hingga malam hari. (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Upaya pemadaman darat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Arjuno, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo terus dilakukan hingga malam. Pemadaman hingga malam melibatkan sejumlah relawan dari masyarakat sekitar lereng Arjuno. Di antaranya relawan pemadam kebakaran (Damkar) Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Pasuruan.

"Sebanyak 40 warga Jatiarjo masih berada di atas melakukan pemadaman. Mereka posisinya di kawasan Lembah Kijang," kata Kepala Desa Jatiarjo, Muhammad Hudan Dardiri, Rabu (26/8/2026) malam.

Para relawan melakukan pemadaman dengan sistem gepyok. Mereka juga berupaya membuat sekat bakar untuk mencegah api semakin meluas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Relawan warga bergantian sejak awal kebakaran membantu petugas melakukan upaya pemadaman. Kami sukarela dengan donasi logistik dari warga," terangnya.

Hari ini pemadaman lewat udara dengan water bombing terkendala cuaca, sehingga pemadaman lewat darat dioptimalkan. Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan pemadaman dengan water bombing hari ini hingga pukul 16.00 WIB total sebanyak 2 sortie 5 rit. Water bombing terkendala kabut dan angin yang cukup kencang.

ADVERTISEMENT

Pemadaman lewat darat dioptimalkan dengan melibatkan puluhan personel gabungan. Teknis operasi pemadaman, dengan pemantauan dari posko, support logistik untuk personil pemadaman.

"Pemadaman darat dilakukan dengan sistem gebyok di area Rangsang dan Cendono arah jalur pendakian Tambakwatu. Kemudian pembuatan sekat bakar dan pengamanan jaringan pipa air dari kawasan Banyukuning ke Gumandar," terang Sugeng.

Personel pemadaman lewat darat melibatkan berbagai unsur. Antara lain dari PBD sebanyak 7 orang, Masyarakat Peduli Api (MPA) sebanyak 25 orang, Tahura sebanyak 15 orang, relawan dari Cempaka 25 orang, MPA Lumbang dan Dayurejo sebanyak 20 orang.

Selanjutnya ada juga perwakilan dari LMDH Tambaksari 5 orang dan 3 anggota TNI. Selain itu relawan dari masyarakat juga ikut naik melakukan pemadaman, di antaranya relawan Damkar Desa Jatiarjo.

"Di Lembah Kijang saat ini belum padam," jelasnya.



(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads