Ular piton besar masuk ke warung kopi 24 jam di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. Keberadaan ular pembelit itu mengejutkan pembeli dan pemilik warung.
Momen ular yang juga disebut sanca itu masuk ke warung terekam CCTV, pada Selasa (25/8/2026) pukul 04.30 WIB. Dalam rekaman CCTV, ular diperkirakan sepanjang lima meter itu terlihat masuk ke arah tempat kasir. Ular besar itu masuk dari arah jalan raya.
Beberapa saat kemudian, salah satu pembeli menuju kasir. Awalnya pembeli berjalan santai menuju ke arah karyawan untuk memesan kopi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melangkah masuk, pembeli tersebut melihat ke lantai dan mengetahui adanya ular. Ia langsung terperanjat menjauh. Ia berteriak memberi tahu karyawan dan suasana langsung heboh.
Pemilik warung tidak mau mengambil resiko. Ia menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan untuk membantu evakuasi ular.
Beberapa petugas Damkar tiba di lokasi tidak lama kemudian. Petugas langsung melakukan penangkapan ular. Setelah berhasil ditangkap, ular tersebut dimasukkan ke kantong.
"Pembeli ada sekitar tujuh orang. Ada yang masuk dan melihat ular," kata M Suudi, pemilik warung, Rabu (26/8/2026).
Suudi mengatakan, ular tersebut diduga berasal dari selokan di depan warung. Selokan itu terhubung dengan sungai-sungai di sekitarnya yang menuju ke Sungai Petung.
"Panjangnya sekitar lima meter. Kayaknya dari selokan ularnya," terang Suudi.
Kasus ular piton masuk ke permukiman semakin sering terjadi di Pasuruan. Hal itu sangat membahayakan. Selain memangsa hewan, ular tersebut bisa mencelakai orang karena bisa membelit dengan kuat.
