Sebanyak 356 kilogram sambel pecel dikirim sebagai bantuan untuk korban gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Sambel pecel dipilih sebagai salah satu bantuan terbanyak karena lebih praktis untuk pendamping makanan.
Bantuan itu dikirim atas nama warga Kabupaten Blitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. Ratusan sambel pecel itu merupakan hasil sumbangan dari sejumlah UMKM dari Kabaupaten Blitar. Dikumpulkan melalui Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Sosial, Disperindag, dan sebagainya.
"Salah satu bantuan yang kami kirimkan hari ini adalah sambel pecel, kurang lebih ada sekitar 356 kilogram totalnya. Selain karena sambel pecel ini khas Blitar, tapi juga karena lebih praktis dan mudah untuk dikonsumsi dengan sayuran dan sebagainya," kata Bupati Blitar Rijanto kepada detikJatim, Selasa (25/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rijanto menyebut sambel pecel itu merupakan produk asli UMKM Kabupaten Blitar. Para pelaku UMKM dengan sukarela menberikan bantuan sambal pecel tersebut untuk korban gempa NTT. Selain sambel pecel, Pemkab Blitar juga menyalurkan bantuan telur ayam, gula, susu, dan beras.
Rinciannya, yakni telur ayam sekitar 8.778 kilogram, 356,5 kilogram sambel pecel, 2 ribu kilogram gula pasir, dan 2.650 kilogram beras. Selain itu, ada pula 627 dus susu kemasan dan 10 dus mi instan.
"Kami mengajak pengusaha, peternak, dan perusahaan besar yang berada di Kabupaten Blitar untuk turut serta memberikan bantuan sosial ini. Alhamdulillah banyak yang menyumbang, meskipun ini juga secara mendadak dengan tujuan agar segera tiba di lokasi terdampak bencana," terangnya.
Bantuan itu diangkut dengan tiga unit truk berukuran besar. Rencananya bantuan akan dikumpulkan di Kantor BPBD Jatim. Sejumlah relawan BPBD Kabupaten Blitar juga dilibatkan langsung untuk mengantar bantuan tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sri Wahyuni menyebutkan pengumpulan bantuan sambel pecel itu dilakukan selama empat hari. Meskipun terbilang singkat, namun antusias para UMKM sangat tinggi.
"Persiapan kami kurang lebih hanya empat hari, bantuan sambel pecel itu sudah langsung terkumpul dari UMKM. Jumlahnya bervariasi, karena memang sukarela jadi tidak ada patokan. Kemudian terkumpul di kami sekitar 103,6 kilogram sambel pecel," tandasnya.
