Puncak Haul ke-45 KH Abdul Hamid Pasuruan dimulai pada Sabtu 22 Agustus 2026 pukul 04.00 WIB hingga siang. Polres Pasuruan Kota mengimbau pengemudi kendaraan berat melewati tol mengantisipasi kemacetan selama acara.
Kendaraan roda 6 ke atas dari Surabaya ke Probolinggo diminta masuk Exit Tol Gempol, Bangil maupun Rembang. Sedangkan dari arah Probolinggo ke Surabaya diharapkan masuk Exit Tol Grati. Kendaraan roda 4 juga diimbau mengambil langkah yang sama.
"Sifatnya himbauan. Namun tetap harapannya para pengendara kendaraan besar bisa melaksanakan himbauan tersebut," kata Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan, Jumat (21/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satlantas menerjunkan personel di setiap arah masuk pintu tol. Petugas akan mengarahkan kendaraan melewati tol untuk menghindari Kota Pasuruan.
Rekayasa lalu lintas saat Haul KH Abdul Hamid di Kota Pasuruan. Kendaraan besar diimbau menghindar. (Foto: Istimewa) |
"Personel ditempatkan di Exit Tol Rembang, Exit Tol Grati, Simpang 3 Semambung dan Simpang 3 depan PIER untuk mendukung pengamanan dan pengalihan arus lalu lintas tol," pungkasnya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, puncak haul KH Abdul Hamid diperkirakan dihadiri puluhan ribu orang. Jemaah membanjiri pusat kota, yakni kawasan Pondok Pesantren Salafiyah dan sekitarnya, kawasan Alun-alun Pasuruan dan sekitarnya, Masjid Jami Al Anwar.
Meski jemaah terpusat, kendaraan mereka diparkir di titik-titik yang relatif jauh dari lokasi acara, seperti Jl Soekarno-Hatta, Jl Panglima Sudirman, Jl Pahlawan, Jl Balai Kota hingga Jl Hasanudin.
Titik rawan macet biasanya terjadi saat acara selesai sekitar pukul 11.00-12.00 WIB. Jemaah bubar bersamaan menyebabkan kepadatan lalu lintas.
(abq/dpe)

