Karnaval memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pulau Mandangin, Sampang, berlangsung meriah. Selain mengusung tema kemerdekaan, karnaval yang diikuti sejumlah sekolah itu juga menjadi sarana siswa menyampaikan keresahan mereka.
Pulau Mandangin berjarak sekitar empat mil dari daratan Kota Sampang. Dalam karnaval tersebut, para siswa menyampaikan kritik sosial melalui berbagai replika yang mereka buat.
Salah satunya bertema korupsi. Para siswa membuat replika tikus berkalung uang sebagai simbol keresahan terhadap praktik korupsi. Peserta lainnya membuat replika ompreng raksasa lengkap dengan menu dan tulisan 'Menu MBG Bayangan'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala SDN Pulau Mandangin 4, Ahmad Ayus Andika, mengatakan replika-replika tersebut merupakan ide dari para siswa. Guru kemudian membantu merealisasikan ide tersebut setelah mengajak siswa berdiskusi dan menyampaikan pengalaman mereka.
"Awalnya anak-anak sendiri yang punya ide. Mereka ingin menyanyikan MBG (Mas Bahlil Ganteng). Dari situ tema MBG itu angkat dalam karnaval," kata Ahmad, Kamis (20/8/2026).
Ahmad mengatakan ide tersebut muncul setelah para siswa diajak berdiskusi. Dari pembicaraan itu, siswa menyampaikan pengalaman dan keinginan mereka terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Ahmad, replika tersebut dibuat karena siswa di Pulau Mandangin hingga kini belum bisa menikmati program MBG.
"Mereka sepakat untuk membuat replika tikus bawa koper tulisan koruptor itu sebagai simbul banyaknya korupsi di negeri ini," lanjutnya.
"Kemudian ompreng raksasa lengkap dengan menunya dan dituliskan 'Menu MBG Bayangan' itu sebagai bentuk belum merasakan MBG," imbuhnya.
Ahmad mengatakan para siswa berharap program MBG segera direalisasikan di Pulau Mandangin. Selama ini, mereka hanya mengetahui program tersebut melalui media sosial dan televisi.
"Di sini belum ada MBG, mereka tahunya dari TV dan HP. Mereka ingin merasakan," pungkasnya.
Untuk diketahui, Pulau Mandangin merupakan salah satu wilayah terluar Sampang yang hanya bisa diakses melalui jalur laut. Untuk menuju pulau tersebut, dibutuhkan waktu perjalanan sekitar dua jam.
