Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026 Dibuka, 4 Kampus di Jatim

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026 Dibuka, 4 Kampus di Jatim

Irma Budiarti - detikJatim
Rabu, 19 Agu 2026 14:30 WIB
Sekolah kedinasan Kemenhub
Sekolah Kedinasan Kemenhub. Foto: Sipencatar Kemenhub
Surabaya -

Pendaftaran sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2026 telah dibuka. Bagi calon peserta di Jawa Timur (Jatim), terdapat sejumlah perguruan tinggi di lingkungan Kemenhub yang dapat menjadi pilihan.

Dilansir dari Pengumuman Nomor: PG-BPSDMP 02 Tahun 2026 tentang Penerimaan Calon Taruna Pola Pembibitan pada Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2026/2027, pendaftaran dibuka untuk lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni (SIPENCATAR) tersebut mencakup formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (Pemda). Secara keseluruhan, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 891 formasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rinciannya terdiri atas 217 formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan, 8 formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan khusus Orang Asli Papua (OAP), 661 formasi Pola Pembibitan Pemerintah Daerah, serta 5 formasi Pola Pembibitan Pemerintah Daerah khusus OAP.

Lantas, apa saja sekolah kedinasan Kemenhub yang ada di Jawa Timur, dan bagaimana syarat pendaftaran, jadwal, hingga tata cara pendaftaran sekolah kedinasan Kemenhub 2026? Simak selengkapnya di sini.

ADVERTISEMENT

Sekolah Kedinasan Kemenhub di Jawa Timur

Dalam daftar perguruan tinggi dan program studi pada pengumuman pendaftaran sekolah kedinasan Kemenhub 2026, terdapat beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur. Berikut pilihannya.

1. Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun membuka beberapa program studi dalam formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan. Program studi dan syarat pendaftaran yang tersedia meliputi sebagai berikut.

D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian (TEP)

Persyaratan Ijazah/Kelulusan

  • SMA/MA IPA sederajat
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Elektronika
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan
  • SMK/MAK Program Keahlian Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Energi Terbarukan

D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian (MTP)

Persyaratan Ijazah/Kelulusan

  • SMA/MA IPA/IPS sederajat
  • SMA Kurikulum Merdeka kelompok mata pelajaran MIPA/IPS
  • SMK/MAK Program Keahlian SMK/MAK seperti Teknik Mesin
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Otomotif
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknologi Konstruksi dan Properti
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Elektronika
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Logistik
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Energi Terbarukan
  • SMK/MAK Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
  • SMK/MAK Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga

D-III Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian (TBJP)

Persyaratan Ijazah/Kelulusan

  • SMA/MA IPA sederajat
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Perawatan Gedung
  • SMK/MAK Program Keahlian Konstruksi dan Perawatan Bangunan Sipil
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan
  • SMK/MAK Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Geospasial

D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian (TMP)

Persyaratan Ijazah/Kelulusan

  • SMA/MA IPA sederajat
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Mesin
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Otomotif
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Pesawat Udara khusus Airframe Powerplant
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Konstruksi Kapal kecuali Interior Kapal
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan
  • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Energi Terbarukan

PPIMadiun memperoleh formasi untuk D-III Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian sebanyak 3 formasi, D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian 3 formasi, D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian 4 formasi, dan D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian 6 formasi.

2. Politeknik Pelayaran Surabaya

Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya membuka program studi D-IV Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal. Persyaratan ijazah/kelulusan yang tercantum dalam pengumuman adalah sebagai berikut.

  • SMA/MA IPA
  • SMA/MA Kurikulum Merdeka kelompok mata pelajaran MIPA, meliputi Matematika dan Fisika
  • SMK/MAK Jurusan Mesin
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Audio Video
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Mekatronika
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Elektronika Industri
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Otomasi Industri
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Elektronika
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Komunikasi
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Instalasi Pembangkit Tenaga Listrik
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Pembangkit Tenaga Listrik
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Jaringan Tenaga Listrik
  • SMK/MAK Jurusan Teknik Kelistrikan Kapal
  • SMK Pelayaran Program Keahlian Teknika Kapal Niaga yang telah approved DJPL.

Untuk formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan, D-IV Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal di Poltekpel Surabaya memperoleh 2 formasi.

3. Politeknik Penerbangan Surabaya

Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya menyediakan program studi D-III Manajemen Transportasi Udara (MTU) dalam penerimaan sekolah kedinasan Kemenhub 2026. Syarat pendidikan untuk mengikuti program studi ini adalah sebagai berikut.

  • Lulusan SMA/MA/SMK/MAK atau sederajat.

Dalam penerimaan melalui pola pembibitan Kementerian Perhubungan tahun akademik 2026/2027, Poltekbang Surabaya menyediakan 11 formasi untuk program studi D-III Manajemen Transportasi Udara.

4. Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi

Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi membuka kesempatan bagi calon taruna melalui sekolah kedinasan Kemenhub 2026 pada program studi D-III Operasi Pesawat Udara (OPU). Berikut syarat pendidikan untuk mengikuti program studi ini.

  • SMA/MA/SMK/MAK atau sederajat.

Dalam penerimaan melalui pola pembibitan Kementerian Perhubungan tahun akademik 2026/2027, API Banyuwangi menyediakan 5 formasi untuk program studi D-III Operasi Pesawat Udara.

Formasi Pola Pembibitan Pemerintah Daerah di Jatim

Selain perguruan tinggi Kemenhub yang berada di Jawa Timur, pengumuman juga mencantumkan formasi Pola Pembibitan Pemerintah Daerah berdasarkan wilayah domisili. Formasi pemerintah daerah bersifat kewilayahan dan dibatasi domisili sesuai wilayah pemerintah daerah yang dibuktikan dengan KTP dan/atau KK.

Berbeda dengan formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan yang bersifat nasional dan tidak dibatasi domisili asal, formasi pemerintah daerah hanya dapat diikuti sesuai ketentuan wilayah masing-masing. Di Jawa Timur, terdapat sejumlah pemerintah daerah yang membuka formasi melalui jalur ini, di antaranya berikut.

1. Kabupaten Sampang

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Bali
Program studi: D-III Teknologi Otomotif
Formasi: 1

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-IV Transportasi Darat
Formasi: 3

2. Kabupaten Blitar

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-III Manajemen Transportasi Jalan
Formasi: 7

3. Kabupaten Bondowoso

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-III Manajemen Transportasi Jalan
Formasi: 3

4. Kabupaten Magetan

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-III Manajemen Transportasi Jalan
Formasi: 2

5. Kabupaten Mojokerto

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-III Manajemen Transportasi Jalan
Formasi: 3

6. Kabupaten Probolinggo

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-III Manajemen Transportasi Jalan
Formasi: 4

7. Kota Mojokerto

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-III Manajemen Transportasi Jalan
Formasi: 2

8. Kabupaten Jember

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-IV Transportasi Darat
Formasi: 6

9. Kabupaten Madiun

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-IV Transportasi Darat
Formasi: 3

10. Kabupaten Ngawi

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-IV Transportasi Darat
Formasi: 3

11. Kabupaten Pacitan

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-IV Transportasi Darat
Formasi: 3

12. Kabupaten Ponorogo

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-IV Transportasi Darat
Formasi: 8

13. Kota Madiun

Perguruan tinggi: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Program studi: D-IV Transportasi Darat
Formasi: 2

Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026

Pendaftaran SIPENCATAR Kemenhub 2026 dibuka melalui portal SSCASN. Peserta dapat membuat akun melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/ sejak pengumuman diterbitkan. Adapun jadwal pendaftaran dan tahapan seleksi sekolah kedinasan Kemenhub 2026 sebagai berikut.

  1. Seleksi Tahap I
    • Pendaftaran: 18-30 Agustus 2026
    • Seleksi Administrasi: 18 Agustus 2026-1 September 2026
  2. Pengumuman Seleksi Administrasi: 2-3 September 2026
  3. Masa Sanggah: 4-5 September 2026
  4. Pengumuman Sanggah Seleksi Administrasi: 7-8 September 2026
  5. Pengumuman Jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 18-21 September 2026
  6. Seleksi Tahap II
    • Seleksi SKD: September-Oktober 2026
  7. Seleksi Tahap III
    • Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik: Oktober 2026
    • Psikotes: Oktober 2026
    • Tes Kebugaran Jasmani Transportasi: Oktober 2026
    • Wawancara: Oktober 2026
    • Penilaian Prestasi: OSN/O2SN: Oktober 2026
  8. Pengumuman Hasil Seleksi: Oktober 2026
  9. Pengumuman Kelulusan Akhir: Oktober-November 2026

Pada SKD bobot penilaian adalah 60 persen. Tes kebugaran jasmani transportasi berbobot 15 persen, wawancara 15 persen, dan penilaian prestasi OSN/O2SN 10 persen. Sementara tes kesehatan dan penilaian performa fisik serta psikotes bersifat menggugurkan.

Syarat Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026

Calon peserta yang ingin mendaftar sekolah kedinasan Kemenhub 2026 harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan dalam pengumuman SIPENCATAR Kemenhub 2026. Berikut syarat pendaftarannya.

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026.
  3. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) calon taruna Pola Pembibitan:
    • Bagi pendaftar yang sudah memiliki ijazah: nilai rata-rata ujian yang tercantum pada transkrip nilai paling rendah 7,0 pada skala 1-10, 70,00 pada skala 10-100, atau 2,8 pada skala 1-4. Apabila nilai pada transkrip/daftar nilai menggunakan skala 1-10 atau skala 1-4, pendaftar wajib melampirkan surat keterangan konversi nilai ke skala 10-100 dari sekolah asal yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
    • Bagi pendaftar yang belum memperoleh ijazah, Surat Keterangan Lulus yang diterbitkan oleh sekolah dapat digunakan sebagai dokumen pengganti ijazah sementara. Apabila Surat Keterangan Lulus belum mencantumkan nilai, pendaftar wajib mengunggah rapor asli kelas XII semester 1 dan semester 2, dengan nilai rata-rata paling rendah 70,00 pada skala 10-100. Bagi peserta dengan kurikulum merdeka, mata pelajaran yang wajib dimiliki untuk setiap program studi dapat dilihat pada Lampiran I pengumuman ini.
    • Bagi pendaftar formasi Pola Pembibitan khusus Orang Asli Papua (OAP) nilai rata-rata ujian yang tertulis pada transkrip/daftar nilai minimal 6,5 (skala penilaian 1-10)/65,00 (skala penilaian 10-100)/2,6 (skala penilaian 1-4);
    • Bagi pendaftar formasi OAP yang belum memperoleh ijazah, Surat Keterangan Lulus yang diterbitkan oleh sekolah dapat digunakan sebagai dokumen pengganti ijazah sementara. Apabila Surat Keterangan Lulus belum mencantumkan nilai, pendaftar wajib mengunggah rapor asli kelas XII semester 1 dan semester 2, dengan nilai rata-rata paling rendah 65,00 pada skala 10-100. Bagi peserta dengan kurikulum merdeka, mata pelajaran yang wajib dimiliki untuk setiap program studi dapat dilihat pada Lampiran I pengumuman ini.
    • Bagi peserta lulusan luar negeri atau satuan Pendidikan Kerja Sama di Indonesia wajib melampirkan surat penyetaraan/persamaan/konversi ijazah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
    • Bagi peserta yang memiliki ijazah berbahasa asing (selain Bahasa Indonesia) wajib melampirkan ijazah dan nilai yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah.
  4. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm. Khusus untuk Program Studi D-III PKP/PPKP/OBU/MBU/MTU/OPU, tinggi badan minimal pria 165 cm dan wanita minimal 160 cm.
  5. Calon Taruna formasi Orang Asli Papua (OAP) merupakan orang atau suku bangsa yang berasal dari rumpun ras Melanesia yang terdiri atas suku asli di Papua.
  6. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba.
  7. Belum pernah menikah serta bersedia tidak menikah selama mengikuti proses seleksi calon Taruna dan selama pendidikan pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan.
  8. Calon Taruna Pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat pada saat tes kesehatan).
  9. Calon Taruna Wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat pada saat tes kesehatan).
  10. Memiliki ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total.
  11. Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.
  12. Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai Taruna Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan.
  13. Bersedia menaati segala peraturan dan ketentuan yang berlaku pada pelaksanaan SIPENCATAR Pola Pembibitan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan.
  14. Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dituju (besaran biaya dan ketentuan lebih lanjut dapat dilihat pada Lampiran IV).
  15. Bersedia menandatangani Pakta Integritas Calon Taruna SIPENCATAR Kementerian Perhubungan Tahun 2026 (bermaterai Rp10.000,00) sesuai template resmi.
  16. Memiliki surat elektronik/e-mail dan nomor telepon yang masih aktif dan valid untuk sarana penyampaian informasi proses seleksi. Adanya keterlambatan informasi yang diterima oleh peserta akibat kesalahan penulisan alamat e-mail dan nomor telepon yang tidak aktif, mutlak menjadi tanggung jawab peserta.
  17. Setelah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir, peserta wajib memenuhi ketentuan tarif layanan akademik dan nonakademik yang akan diumumkan lebih lanjut oleh masing-masing Perguruan Tinggi yang dituju.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Dalam tata cara pendaftaran, peserta wajib melakukan pendaftaran online melalui portal SSCASN dan mengunggah seluruh berkas persyaratan dalam bentuk softcopy. Dokumen yang wajib disiapkan meliputi sebagai berikut.

  • Pasfoto berwarna terbaru dengan latar belakang merah, menghadap ke depan, ukuran 4 x 6 cm.
  • KTP bagi peserta berusia di atas 17 tahun atau Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga (KK).
  • Ijazah SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat. Bagi yang belum memiliki ijazah dapat menggunakan SKL dari sekolah.
  • Transkrip atau daftar nilai asli. Bagi yang belum memiliki transkrip nilai ijazah, menggunakan rapor asli dua semester pada kelas XII.
  • Tanda bukti pembayaran pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dipilih dengan mencantumkan nama dan NIK pendaftar.
  • Pakta Integritas Calon Taruna SIPENCATAR Kemenhub Tahun 2026 bermaterai Rp 10.000. Template bisa lihat di sini https://sipencatar.kemenhub.go.id/template/.
  • Surat keterangan OAP khusus pendaftar formasi OAP.
  • Sertifikat atau piagam prestasi OSN/O2SN bersifat tidak wajib.

Tata Cara Pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026

Pendaftaran seleksi sekolah kedinasan Kemenhub 2026 dilakukan secara online melalui tahapan yang telah ditentukan. Berikut tata cara pendaftaran seleksi sekolah kedinasan Kemenhub 2026 yang perlu diketahui calon taruna.

  • Pendaftar wajib melakukan pendaftaran online melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/ selama masa pendaftaran sebagaimana huruf A.
  • Pendaftar wajib melengkapi data dan mengunggah (upload) seluruh berkas persyaratan dalam bentuk file softcopy melalui sistem pendaftaran online.
  • Pendaftar wajib memilih satu lokasi seleksi pada portal pendaftaran SSCASN untuk pelaksanaan SKD dan dianjurkan untuk memilih lokasi yang paling dekat dengan domisili. Titik Lokasi SKD beserta alamatnya dapat dilihat pada Lampiran VI Pengumuman ini.


(irb/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads