Kocak! Lomba Istri Ngomel ke Suami Meriahkan Agustusan di Gresik

Kocak! Lomba Istri Ngomel ke Suami Meriahkan Agustusan di Gresik

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Selasa, 18 Agu 2026 12:00 WIB
Salah satu peserta lomba ngomeli suami di Gresik
Salah satu peserta lomba ngomeli suami di Gresik/Foto: Istimewa
Gresik -

Ada yang unik saat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Perumahan Green Hill, Desa Sekarkurung, Kebomas, Gresik. Bukan adu cepat balap karung atau adu tangkas panjat pinang, ibu-ibu di RT 05 RW 04 justru adu kreativitas lewat Lomba Ngomel Bojo.

Lomba tersebut digelar di halaman RT 05, Minggu (16/8) malam. Para istri diminta ngomel ke suami dengan gaya sekocak dan sekreatif mungkin, lengkap dengan pesan moral di baliknya.

Sekretaris RW setempat, Nur Sholeh mengatakan, lomba tersebut baru pertama kali digelar di lingkungan mereka. Awalnya, beberapa ibu-ibu bahkan sempat malu dan takut tampil di depan warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini memang baru pertama kali digelar. Memang karena perdana, ada yang malu atau takut ikut. Lomba ini untuk hiburan sekaligus menyampaikan keresahan ibu-ibu," ucapnya, Selasa (18/8/2026).

ADVERTISEMENT

Alih-alih menjadi ajang marah-marahan, lomba tersebut justru membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin ramai. Omelan peserta dikemas sebagai hiburan, sekaligus cara menyampaikan aspirasi rumah tangga dengan bahasa yang lebih ringan.

Menurut Nur Sholeh, pesan yang diselipkan peserta dalam lomba tidak berhenti pada kelucuan semata. Ada persoalan rumah tangga yang ingin disampaikan dengan cara yang santai agar lebih mudah diterima para suami.

"Persoalan ekonomi, komunikasi hingga pertengkaran dalam rumah tangga disebut bisa menjadi masalah serius jika tidak dibicarakan dengan baik," kata Nur Sholeh.

Lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian malam tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Perumahan Green Hill. Selain ibu-ibu, kegiatan kemerdekaan juga melibatkan anak-anak, pemuda, dan bapak-bapak.

Panitia bahkan menyiapkan hadiah total Rp 1 juta dalam bentuk uang tunai bagi para peserta. Alhasil, omelan yang biasanya identik dengan suasana rumah tangga justru berubah menjadi tontonan yang menghibur warga.

"Harapannya bukan hanya lucu-lucuan. Ada pesan yang ingin disampaikan. Kalau ada masalah dalam rumah tangga, sebaiknya dibicarakan," pungkasnya.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads