Pikap Muat Kacang Merah Terbalik di Tol Sidoarjo-Waru

Pikap Muat Kacang Merah Terbalik di Tol Sidoarjo-Waru

Suparno - detikJatim
Selasa, 18 Agu 2026 08:15 WIB
Pikap muat kacang merah terbalik di Tol Sidoarjo
Pikap muat kacang merah terbalik di Tol Sidoarjo/Foto: Istimewa
Sidoarjo -

Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Tol Sidoarjo arah Waru, tepatnya di KM 749, Selasa (18/8/2026) pagi. Isuzu pikap warna putih bernopol P 8151 AI terbalik hingga muatan kacang merah tumpah ke badan jalan tol.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.40 WIB. Pikap dikemudikan Adi (43), warga Desa Krajan, Kecamatan Krembung, Bondowoso.

Kanit PJR Jatim II AKP Mulyani mengatakan, kendaraan diduga mengalami pecah ban sebelum akhirnya terbalik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diduga kendaraan mengalami pecah ban sehingga terjadi kecelakaan tunggal," kata Mulyani melalui telepon selulernya, Selasa (18/8/2026).

ADVERTISEMENT

Akibat kecelakaan itu, muatan kacang merah yang dibawa pikap tumpah di ruas tol Sidoarjo arah Waru. Petugas Unit 202 PJR Jatim II langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.

Petugas juga berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga untuk mendatangkan kendaraan derek guna mengevakuasi pikap yang terbalik.

"Petugas yang berada di lokasi kemudian melakukan evakuasi kendaraan dan memindahkan muatan kacang merah yang tumpah di ruas jalan," jelas Mulyani.

Proses evakuasi berlangsung tidak terlalu lama. Kendaraan pikap yang terbalik berhasil dievakuasi, sementara muatan kacang merah yang berserakan di badan jalan juga telah dipindahkan.

Mulyani mengatakan, kondisi arus lalu lintas di lokasi berangsur-angsur kembali normal setelah proses evakuasi dan pembersihan selesai dilakukan.

"Kami mengimbau pengguna jalan tol untuk bersabar dan selalu berhati-hati," ujarnya.

Dia juga mengingatkan pengendara agar memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan kendaraan, terutama kondisi ban, dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan tol.

"Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan untuk perjalanan agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan," pungkasnya.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads