Ada pemandangan berbeda dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di perairan Pasir Putih, Situbondo. Dua Warga Negara (WN) asal Prancis ikut menyelam bersama puluhan penyelam untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di dasar laut.
Kedua WNA tersebut adalah Lyron Anna Jenkins dan Anaouk Martine Claudine. Keduanya bergabung bersama tim penyelam PADI Surabaya dalam upacara bawah laut yang digelar di perairan Pantai Pasir Putih, Situbondo.
Tak hanya mengibarkan bendera, para penyelam juga membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan RI di kedalaman sekitar 10 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan tersebut diikuti oleh 81 penyelam dari berbagai komunitas di Jawa Timur. Jumlah peserta sengaja disesuaikan dengan usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81 pada tahun ini.
Aksi tersebut diinisiasi oleh TNI AL melalui Kodiklatal (Koarmada V) yang berkolaborasi dengan Satuan Brimob Polda Jatim, Pusdik Brimob Polda Jatim, serta Club Selam POSSI Jatim.
Suasana bawah laut semakin semarak saat tiga penyelam menampilkan Tari Gelang Soko, tarian tradisional khas Madura. Pertunjukan tersebut sekaligus menjadi cara untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada peserta dari luar negeri.
Dua penyelam asal Prancis, Lyron Anna Jenkins dan Anaouk Martine Claudine, mengikuti upacara bawah laut bersama tim PADI Surabaya di Pantai Pasir Putih, Situbondo. (Foto: Chuk Shatu Widarsha/ detikjatim) |
Komandan Sekolah Selam (Danseselem) Pusdiksus Kodiklatal TNI AL, Letkol Laut (KH) Natsir Dimyati, mengapresiasi keikutsertaan dua penyelam asal Prancis tersebut.
"Selain melibatkan komunitas lokal Jawa Timur, kami juga mengapresiasi kehadiran penyelam asing yang ikut berpartisipasi mengibarkan bendera Merah Putih," kata Natsir Dimyati kepada sejumlah jurnalis, Senin (17/8/2026).
Menurut Natsir, upacara bawah laut tersebut bukan sekadar seremoni peringatan kemerdekaan. Kegiatan itu juga menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Pasir Putih dipilih sebagai lokasi karena memiliki kondisi geografis dan keindahan bawah laut yang mendukung kegiatan penyelaman," katanya.
Pantauan di lokasi, sebelum turun ke dasar laut, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Lakesla dan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo.
"Hal itu kita lakukan untuk memastikan keselamatan selama kegiatan berlangsung," pungkas Natsir Dimyati.

