Ini Ciri-ciri Pelempar Bom Molotov Pos Polisi Margorejo Surabaya

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 16 Agu 2026 06:32 WIB
Pos polisi di Jalan A Yani Margorejo, Surabaya dilempar molotov orang tak dikenal (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Pos Polisi Lalu Lintas (Pos Lantas) Ahmad Yani Margorejo, Kecamatan Gayungan, Surabaya, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh orang tidak dikenal pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Peristiwa tersebut disaksikan oleh Yudi, seorang petugas pos palang pintu kereta api Margorejo yang lokasinya berada di seberang pos polisi. Yudi mengaku tidak mendengar suara ledakan keras, melainkan hanya suara pecahan botol kaca yang disusul kobaran api.

"Di pintu masuk pos. Kayak bom molotov. Tahu-tahu sudah ada api. Terus ada ibu-ibu lewat, berhenti, memadamkan (dengan menginjak). Tidak lama dari kejadian, petugas datang," ujar Yudi saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).

Yudi menyebut kobaran api dari botol kaca tersebut sempat membumbung sekitar satu meter. Berdasarkan pengamatannya, terduga pelaku berjumlah satu orang dan bertindak sangat cepat.

"Pakaian hitam, gelap dari sini. Helm sepintas biru muda. Pelaku berada di bawah tenda menghadap ke barat, tidak turun dari sepeda motor. Tidak sampai lima menit, sekitar dua menitan, melempar lalu langsung pergi," jelasnya.

"Nggak sampai 5 menit, dua menitan, lempar langsung pergi," pungkasnya.

Sebelumnya, Pos Polisi Lalu Lintas (Pos Lantas) Ahmad Yani Margorejo, Kecamatan Gayungan, Surabaya, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal. Tak ada korban atau kerusakan berarti dalam insiden ini.

Informasi yang dihimpun, peristiwa pelemparan bom molotov terjadi pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Petugas pos perlintasan kereta api Margorejo, Yudi, mengungkapkan bahwa aksi tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria berbusana serba hitam yang mengendarai sepeda motor bebek.

Menurutnya, saat itu pelaku sempat berhenti sejenak di depan pos, menyalutkan api, lalu melempar benda yang diduga molotov lalu melarikan diri.

"Nggak jelas kelihatan, naik motor setahu saya cuma satu orang. Ngelempar sesuatu keluar api kecil. Tahu-tahu sudah ada api," ujar Yudi di lokasi kejadian.

Yudi menambahkan, saat insiden terjadi, kondisi pos lantas dalam keadaan kosong. Meski sempat memicu kobaran api kecil, suara ledakan tidak terdengar nyaring dari area perlintasan kereta.



Simak Video "MAMA Lime Green Day Fest 2026, Ajak Hidup Sehat Bareng di Surabaya"

(auh/abq)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork