Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Kota Blitar akan digelar selama 10 hari. Kegiatan siswa baru itu akan melibatkan Taruna TNI - Polri, yang bertujuan membina siswa baru.
"Ya ini program dari pusat (melibatkan Taruna) dalam Sekolah Rakyat. Nanti bukan hanya Taruna Akademi TNI saja ya, tapi dengan Akpol juga. Nanti mereka datang ke sini selama MPLS ini berlangsung," terang Komandan Kodim 0808/Blitar, Letkol Inf Virlani Arudyawan kepada detikJatim, Sabtu (15/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Virlani menyebut perwakilan Taruna Akademi Angkatan Laut Surabaya akan didatangkan untuk mendampingi para siswa baru di Sekolah Rakyat. Para Taruna akan bertanggungjawab untuk membantu membina siswa baru.
"Rencananya akan ada 10 Taruna yang didatangkan ke sini. Kemudian saya dengan Kapolres Blitar Kota juga setiap saat akan ikut datang mendampingi," katanya.
Taruna TNI - Polri dilibatkan dalam pendidikan Sekolah Rakyat dengan tujuan untuk mendisiplinkan para siswa baru Sekolah Rakyat. Termasuk mulai dari kehidupan sehari-hari para siswa, pembentukan karakter siswa yang disiplin dan sebagainya.
"Khusus untuk memberikan pelajaran kedisiplinan, jadi ilmu adik - adik Taruna dapat ditransfer ke sini. Seperti misalnya bagaimana para siswa disiplin sejak bangun tidur, berkegiatan secara tertib dan sebagainya," jelas Virlani.
Sebagai informasi, sebanyak 202 siswa baru mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat di Kota Blitar. Terdiri dari 131 siswa berasal dari Kota Blitar, 42 siswa asal Malang dan 29 siswa dari Batu. Setiap 10 siswa akan didampingi seorang wali asuh. Pendampingan tersebut bertujuan untuk mengawasi aktivitas siswa sekaligus membentuk karakter mereka selama menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.
