HDCI Jatim Bakal Cabut KTA Anggota Jika Terlibat Tabrak Lari di Banyuwangi

HDCI Jatim Bakal Cabut KTA Anggota Jika Terlibat Tabrak Lari di Banyuwangi

Eka Rimawati - detikJatim
Jumat, 14 Agu 2026 21:30 WIB
Moge tabrak lagi di Rogojampi Banyuwangi
Moge tabrak lagi di Banyuwangi (Foto: Dok. Istimewa)
Banyuwangi -

Pengurus Daerah Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Jawa Timur bertindak cepat merespons dugaan insiden tabrak lari yang melibatkan rombongan motor gede (moge) di Jalan Utama Pasar Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (14/8/2026) siang.

Ketua HDCI Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua Umum HDCI Pusat Tony Wahyudi menegaskan, pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk kecerobohan maupun sikap arogan di jalan raya. HDCI siap menjatuhkan sanksi terberat berupa pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA) jika oknum penabrak terbukti merupakan anggotanya.

"Atas tindakan anggota kami, kami akan memberikan sanksi pencabutan KTA (Kartu Tanda Anggota) jika memang melakukan hal tersebut. Pertama-tama, saya selaku Wakil Ketua Umum HDCI sekaligus Ketua HDCI Jatim meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya Jatim," tegas Tony Wahyudi saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (14/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral, Tony mengonfirmasi akan segera mengutus perwakilan resmi organisasi untuk menemui korban secara langsung di Banyuwangi. Pihaknya saat ini tengah mengumpulkan informasi guna mendata rombongan yang melintas di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

"Kami akan menelusuri jam, tempat, dan rombongan siapa yang terlibat atas kejadian yang tidak kita inginkan ini. Saya pribadi dan sekaligus HDCI juga prihatin kepada korban. Jika anggota kami arogan atau tidak mematuhi peraturan lalu lintas, kami pasti menindak tegas," lanjutnya.

Lebih lanjut, Tony menjelaskan bahwa rombongan moge yang melintas di kawasan Jawa Timur hingga Banyuwangi sedang melakukan perjalanan menuju Pulau Bali untuk menghadiri agenda Merdeka Ride 2026. Ia menekankan bahwa dalam setiap kegiatan, HDCI selalu mengedepankan nilai sosial dan kepedulian masyarakat.

"Kami HDCI Indonesia selalu mengedepankan bakti sosial. Memang kita adalah organisasi motor besar Harley-Davidson, tapi di sela-sela touring selalu kami sisipkan Baksos. Dalam rangka acara Merdeka Ride 2026 ini titik kumpul kami di Bali, dan di setiap perjalanan kami membagikan BPJS sebanyak 5.000 untuk ojek online (ojol) di setiap tempat yang kami singgahi," paparnya.

Diketahui, insiden lalu lintas tersebut menimpa seorang warga bernama Ahmad Rizqullah pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, persis di depan Kantor Kecamatan/Konter Hacom Rogojampi.

Saat kejadian, kondisi arus lalu lintas sedang padat karena bertepatan dengan jam pulang sekolah. Rizqullah yang tengah melaju pelan mengaku mencoba menghindari seorang pengendara sepeda motor lain yang masuk ke jalan utama. Namun dari arah belakang, muncul serangkaian moge berkecepatan tinggi yang hendak mendahului.

Satu moge melaju dan menyenggol sepeda motor Rizqullah hingga ia jatuh terguling di aspal. Akibat jarak yang terlalu dekat, dua moge lain di barisan belakang tidak sempat mengerem hingga menabrak bagian punggung serta kaki kanannya.

"Helm saya sampai pecah dan kepala memar. Kaki kanan lecet dan susah digerakkan karena tertabrak. Yang membuat saya kecewa, beberapa pengendara sempat berhenti tapi malah bilang 'bukan rombongan saya' lalu pergi begitu saja tanpa menolong," ungkap Rizqullah.

Lantaran tidak mendapatkan pertanggungjawaban di lokasi kejadian, korban lantas mengunggah kondisinya ke media sosial untuk menuntut rasa empati dan itikad baik dari para pengendara yang terlibat.

Pihak HDCI Jatim mengimbau agar proses penelusuran ini dapat berjalan transparan, sekaligus mengonfirmasi kembali komitmen mereka untuk menjaga ketertiban serta keselamatan seluruh pengguna jalan.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads