Ledakan SPPG Mojokerto Lukai 5 Orang, Ini Dugaan Pemicunya

Ledakan SPPG Mojokerto Lukai 5 Orang, Ini Dugaan Pemicunya

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 14 Agu 2026 06:11 WIB
SPPG Mojokerto Puri Medali meledak hingga atap ambruk hingga picu kebakaran
SPPG Mojokerto Puri Medali meledak hingga atap ambruk hingga picu kebakaran (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Ledakan hebat yang disusul kebakaran di SPPG Mojokerto Puri Medali, melukai 5 orang. Sumber ledakan diduga dari persediaan gas elpiji di dapur MBG tersebut.

Satpam SPPG Mojokerto Puri Medali, Bagianto (62) menjelaskan, sebelum terjadi ledakan, 3 orang teknisi gas dari PT Energi Alam Utama melakukan perbaikan di depan ruang pemorsian. Sebab di situlah tempat persediaan gas elpiji untuk dapur MBG ini.

Salah satu teknisi yaitu Edi Suyanto (55), warga Dusun Kalijaring, Desa Mikirip, Jetis, Mojokerto. Edi merupakan pemilik PT Energi Alam Utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin habis diisi, mungkin ada kendala gasnya tidak keluar sehingga diperbaiki," jelasnya kepada wartawan di SPPG Mojokerto Puri Medali, Dusun/Desa Medali, Puri, Mojokerto, Jumat (14/8/2026).

Ketika 3 teknisi melakukan perbaikan pada Kamis (13/8) sekitar pukul 21.00 WIB, tiba-tiba saja terjadi ledakan hebat. Kerasnya satu ledakan juga mengagetkan Bagianto yang saat itu di dalam kantor SPPG.

ADVERTISEMENT

"Cuma sebelum ledakan saya dengar suara ngewes dulu (semacam suara gas elpiji bocor), lumayan besar, terus meledak itu tadi," terang satpam asal Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Magersari, Kota Mojokerto ini.

Perbaikan instalasi gas elpiji rupanya juga diketahui para pegawai SPPG Mojokerto Puri Medali. 9 relawan itu sibuk bekerja sejak pukul 19.30 WIB melakukan tahap persiapan. Terdiri dari 8 relawan perempuan dan 1 office boy.

"Kami sudah bekerja. Ada yang datang memperbaiki elpiji, mengisi elpiji, lalu meledak. Saya posisi di gudang," ungkap Azizah, relawan SPPG Mojokerto Puri Medali.

Robiatul Adawyah (33) sibuk memetik selada air di ruangan persiapan SPPG Mojokerto Puri Medali. Warga Dusun/Desa Medali ini sempat diingatkan OB agar tidak kaget karena teknisi sedang cas gas elpiji.

"Sumbernya dari gas elpiji, kan diservis, kaya ngecas gitu, lalu meledak. Habis ngecas itu langsung meledak. Atap langsung ambruk dan gelap," terangnya.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin belum bisa memastikan penyebab ledakan di SPPG Mojokerto Puri Medali.

"Mungkin nanti rekan-rekan kepolisian yang akan menyelidiki penyebabnya. Kami hanya fokus ke evakuasi korban dan pemadaman api," tandasnya.

Sebelumnya, ledakan hebat terjadi di SPPG Mojokerto Puri Medali pada Kamis (13/8) sekitar pukul 21.00 WIB. Kerasnya ledakan mengakibatkan atap 4 ruangan ambruk. Yaitu atap ruangan pemorsian, ruangan omprengan, kantor, serta ruang rapat.

Tidak hanya itu, ledakan juga disusul kebakaran besar di SPPG Mojokerto Puri Medali. Api membakar bagian atas ruang pemorsian dan ruang omprengan. Sedikitnya 2 truk PMK dikerahkan ke lokasi. Sehingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB.

Akibat ledakan ini, 3 teknisi gas dari PT Energi Alam Utama menderita luka bakar serius. Satu orang dirawat di RSI Sakinah dan 2 korban di RS Gatoel. Ditambah 2 relawan SPPG yang kepalanya terluka karena tertimpa plafon yang runtuh. Keduanya dirawat di RSI Sakinah.

SPPG Mojokerto Puri Medali Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group terletak di Dusun/Desa Medali, Kecamatan Puri, Mojokerto. SPPG milik ER (38), warga Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini memasak 3.700 porsi MBG per hari.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads