Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa (Gus Barra) menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Bayannur, Daerah Otonomi Mongolia Dalam, Tiongkok. Ia berharap kerja sama bakal mengembangkan sektor perdagangan, jasa, industri, pertanian, peternakan dan pariwisata di Bumi Majapahit.
Gus Barra menyambut langsung kunjungan Wakil Wali Kota Bayannur, Zhaao Yongjun di rumah dinas Bupati Mojokerto. Selanjutnya, kedua pihak memaparkan potensi daerah masing-masing di Smart Room Satya Bina Karya.
"Kunjungan delegasi Kota Bayannur ini kami harapkan membuka ruang kerja sama yang lebih luas. Khususnya dalam bidang perdagangan, investasi, industri, pertanian, peternakan, pariwisata dan sektor-sektor lain yang memiliki potensi untuk dikembangkan bersama," terang Gus Barra, Kamis (13/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Barra menjelaskan, Kabupaten Mojokerto strategis untuk investasi karena terletak di koridor Gerbangkertosusila dengan infrastruktur yang memadai. Pihaknya juga menjanjikan kondusivitas, perizinan usaha yang cepat dan efisien, serta tenaga terampil.
"Kami berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan dan berkelanjutan," jelasnya.
Sektor pariwisata, lanjut Gus Barra, salah satu potensi yang bisa dikerjasamakan dengan Pemkot Bayannur. Sebab Kabupaten Mojokerto mempunyai banyak destinasi wisata sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit, serta wisata alam dan edukasi.
Peluang kerja sama yang tersedia saat ini antara lain pusat oleh-oleh, penginapan, restoran dan wahana rekreasi baru. Itu belum termasuk potensi di sektor perdagangan, jasa, industri, pertanian dan peternakan.
"Komoditas jagung kami memiliki luas tanam sebesar 33.183 hektare dengan produksi mencapai 254.382 ton, produksi kedelai mencapai 1.294 ton, bawang 9.670 ton, cabai rawit 8.625 ton," ungkapnya.
Sedangkan Wakil Wali Kota Bayannur, Zhaao menuturkan, kunjungannya ke Kabupaten Mojokerto untuk mencari peluang kerja sama. Sebagaimana komitmen kerja sama Presiden Xi Jinping dengan Presiden Prabowo Subianto untuk masa depan yang berpengaruh secara global.
Menurutnya, Kota Bayannur mempunyai potensi di sektor pertanian untuk kerja sama dengan Pemkab Mojokerto. Yaitu mesin pertanian dan pengolahan hasil pertanian dengan teknologi tinggi.
"Kerja sama di masa mendatang akan saling melengkapi, akan membuat kerja sama yang kuat untuk berfokus pada pengembangan pertanian dan untuk memperkuat kapasitas masing-masing," tandasnya.
