Kemunculan buaya di sejumlah aliran sungai di Sidoarjo belakangan membuat warga waspada. Buaya berukuran raksasa diduga mencapai panjang 4,5 meter itu disebut beberapa kali menampakkan diri di sungai yang mengarah ke kawasan muara.
Kemunculan reptil itu biasanya terjadi pada pagi atau sore hari. Warga menduga buaya naik ke tanggul atau permukaan sungai itu untuk berjemur.
Sebelumnya, seekor buaya raksasa terlihat di Sungai Monodon, Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo, sekitar sepekan lalu. Penampakan tersebut kemudian viral di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selasa (11/8) kemarin, warga kembali melihat kemunculan buaya. Kali ini 2 ekor buaya terlihat secara bersamaan di kawasan Sungai Kali Malang mengarah ke Dusun Kepeting, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran.
Iwan (38), warga Bluru Kidul mengatakan kemunculan buaya di kawasan sungai belakangan ini cukup sering terjadi. Sebelumnya dia mendengar adanya penampakan buaya di Sungai Monodon.
"Kalau yang kemarin, Selasa pagi, ada dua ekor muncul di Sungai Kali Malang. Saya melihat satu di atas tanggul, satunya lagi ada di permukaan air," kata Iwan kepada detikJatim, Rabu (12/8/2026).
Iwan saat itu sedang mengantarkan warga dari luar daerah yang hendak berziarah ke Makam Putri Dewi Sekardadu. Ketika melintas menggunakan perahu, dia melihat keberadaan dua buaya itu.
Menurutnya, belum diketahui pasti penyebab buaya-buaya tersebut belakangan lebih sering menampakkan diri. Iwan menduga kemunculan itu berkaitan dengan kondisi lingkungan atau perilaku alami buaya.
"Kurang tahu kenapa akhir-akhir ini sering muncul. Apakah sedang musim kawin atau mungkin suhunya dingin sehingga buayanya ingin berjemur," ujarnya.
Iwan mengatakan selama melihat kemunculan buaya tersebut, dirinya belum mengetahui adanya warga yang menjadi korban. Meski demikian, kemunculan reptil berukuran besar itu tetap membuat warga yang beraktivitas di sekitar sungai merasa was-was.
"Kalau membahayakan warga sejauh ini tidak. Tapi warga tetap was-was kalau melihat buaya muncul," pungkasnya.
Warga yang beraktivitas menggunakan perahu di sejumlah aliran sungai tersebut diharapkan tetap berhati-hati, terutama saat pagi dan sore ketika buaya disebut lebih sering terlihat di permukaan maupun di sekitar tanggul.
