10 Dasa Darma Pramuka dan Maknanya

10 Dasa Darma Pramuka dan Maknanya

Irma Budiarti - detikJatim
Rabu, 12 Agu 2026 18:30 WIB
Ilustrasi anggota Pramuka dan Dasa Darma Pramuka.
Ilustrasi anggota Pramuka dan Dasa Darma Pramuka. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Dasa Darma Pramuka menjadi salah satu bagian penting dalam pembentukan karakter anggota Pramuka. Sepuluh poin di dalamnya memuat nilai-nilai yang berkaitan dengan ketakwaan, kepedulian terhadap sesama dan lingkungan, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga sikap dalam kehidupan sehari-hari.

Dasa Darma Pramuka bukan sekadar rumusan yang perlu dihafalkan. Nilai-nilai di dalamnya juga menjadi pedoman moral yang diharapkan dapat diterapkan anggota Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

Apa Itu Dasa Darma Pramuka?

Dasa Darma merupakan bagian dari kode kehormatan Pramuka. Dirangkum dari laman resmi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY), Dasa Darma berlaku bagi anggota Pramuka golongan penggalang, penegak, dan pandega.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara istilah, kata dasa berarti sepuluh, sedangkan darma berarti perbuatan baik dan mulia. Dengan demikian, Dasa Darma dapat dipahami sebagai sepuluh perbuatan baik dan mulia yang menjadi nilai yang perlu dipahami dan diamalkan anggota Pramuka.

Rumusan Dasa Darma sendiri telah mengalami beberapa kali perubahan sejak pertama kali diperkenalkan pada 1961. Terdapat lima rumusan Dasa Darma, dengan perubahan terakhir pada 2009.

ADVERTISEMENT

Rumusan tersebut kemudian ditegaskan kembali dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2012 dan digunakan hingga sekarang.

10 Dasa Darma Pramuka dan Maknanya

Sepuluh Dasa Darma memuat nilai yang menjadi pedoman bagi anggota Pramuka dalam bersikap dan bertindak. Berikut rumusan Dasa Darma Pramuka yang berlaku saat ini beserta makna yang terkandung di dalamnya, dilansir dari laman Pramuka Smantika.

1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

Makna Dasa Darma pertama berkaitan dengan ketakwaan kepada Tuhan. Seorang anggota Pramuka diharapkan menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan sesuai keyakinannya masing-masing.

Sikap tersebut juga dapat diwujudkan dengan menghormati perbedaan agama dan kepercayaan. Ketakwaan tidak hanya tercermin dalam ibadah, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari, seperti mengingat Tuhan sebelum melakukan kegiatan dan membiasakan diri berdoa.

2. Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia

Dasa Darma kedua mengajarkan pentingnya memiliki kepedulian terhadap sesama sekaligus lingkungan. Rasa cinta dan kasih sayang tidak hanya ditujukan kepada manusia, tetapi makhluk hidup lainnya, termasuk hewan dan tumbuhan.

Nilai ini dapat diterapkan melalui hubungan yang baik dengan orang lain, membantu mereka yang mengalami kesulitan, menjaga kebersihan lingkungan, serta menumbuhkan rasa empati dan simpati.

3. Patriot yang Sopan dan Kesatria

Poin ketiga menekankan sikap seorang anggota Pramuka sebagai pribadi yang memiliki jiwa patriot sekaligus menjunjung kesopanan. Sikap tersebut dapat terlihat dari perilaku santun dan penghormatan kepada orang lain.

Nilai patriotisme juga berkaitan dengan kepedulian terhadap persatuan dan kesatuan Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, penerapannya dapat dilakukan dengan menghormati orang yang lebih tua, tidak membeda-bedakan orang berdasarkan suku, ras, maupun agama, rajin belajar, serta menaati aturan.

4. Patuh dan Suka Bermusyawarah

Anggota Pramuka diharapkan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Sikap patuh tersebut tidak berarti mengabaikan proses pengambilan keputusan, karena dalam menentukan suatu keputusan, musyawarah tetap menjadi bagian penting.

Dalam kehidupan sehari-hari, nilai ini dapat diterapkan dengan mematuhi arahan orang tua, guru, dan pembimbing. Ketika menghadapi persoalan bersama, keputusan sebaiknya dibicarakan melalui musyawarah dan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.

5. Rela Menolong dan Tabah

Dasa Darma kelima mengajarkan kepedulian terhadap orang lain serta keteguhan ketika menghadapi kesulitan. Seorang Pramuka diharapkan memiliki kemauan untuk membantu mereka yang membutuhkan tanpa mengharapkan imbalan.

Sikap tersebut juga perlu disertai ketabahan dalam menghadapi cobaan atau persoalan. Dalam keseharian, misalnya dengan membantu orang tua, peduli kepada sesama, dan memberikan pertolongan dengan ikhlas.

6. Rajin, Terampil dan Gembira

Nilai pada poin keenam mendorong anggota Pramuka untuk membiasakan diri rajin dalam menjalankan aktivitas. Selain rajin, keterampilan juga penting agar seseorang mampu menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan.

Semangat tersebut sebaiknya dijalankan dengan perasaan gembira. Penerapannya dapat terlihat dari kebiasaan rajin belajar, bersemangat mengikuti kegiatan, serta bersungguh-sungguh menjalankan tanggung jawab tanpa menjadikannya sebagai beban.

7. Hemat, Cermat dan Bersahaja

Dasa Darma ketujuh mengajarkan anggota Pramuka untuk tidak berlebihan dalam menggunakan sesuatu. Sikap hemat perlu diiringi kecermatan dalam berpikir dan bertindak serta kehidupan yang bersahaja.

Penerapannya dapat dilakukan dengan mempertimbangkan sesuatu sebelum bertindak, teliti ketika mengerjakan tugas, dan menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Dengan begitu, seseorang belajar menggunakan waktu, tenaga, maupun sumber daya yang dimiliki secara bijak.

8. Disiplin, Berani dan Setia

Disiplin menjadi salah satu nilai yang penting dalam kehidupan anggota Pramuka. Sikap ini dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menghargai waktu dan menjalankan kewajiban dengan tertib.

Selain disiplin, anggota Pramuka juga diharapkan memiliki keberanian dalam menghadapi tantangan dan tetap setia terhadap nilai-nilai yang dipegang. Dalam kehidupan sehari-hari, hal itu dapat diwujudkan dengan berani mencoba hal baru, memiliki solidaritas, serta menjaga sikap setia kawan.

9. Bertanggung Jawab dan Dapat Dipercaya

Poin kesembilan berkaitan dengan kemampuan seseorang mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan. Anggota Pramuka diharapkan tidak menghindari tanggung jawab dan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Sikap tersebut dapat diterapkan dengan menyelesaikan tugas secara sungguh-sungguh, berani meminta maaf ketika melakukan kesalahan, serta mempertimbangkan akibat sebelum mengambil tindakan. Kemampuan mengambil keputusan secara bijak juga menjadi bagian dari sikap bertanggung jawab.

10. Suci dalam Pikiran, Perkataan maupun Perbuatan

Dasa Darma terakhir menekankan pentingnya menjaga pikiran, ucapan, dan tindakan. Seorang anggota Pramuka diharapkan mampu mengendalikan diri agar tidak melakukan atau mengatakan sesuatu yang buruk.

Nilai ini dapat diterapkan dengan berkata jujur, membiasakan diri berpikir positif, serta menggunakan perkataan yang baik ketika berkomunikasi dengan orang lain. Dengan demikian, perilaku anggota Pramuka diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitarnya.

Sepuluh Dasa Darma tersebut pada dasarnya memuat nilai yang saling berkaitan. Mulai dari hubungan manusia dengan Tuhan, kepedulian terhadap alam dan sesama, sikap sebagai warga negara, hingga kebiasaan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, memahami Dasa Darma tidak berhenti pada kemampuan menghafalkan sepuluh rumusannya. Nilai yang terkandung di dalamnya justru diharapkan dapat tercermin melalui sikap dan tindakan anggota Pramuka, baik ketika mengikuti kegiatan kepramukaan maupun dalam kehidupan sehari-hari.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads