Industri Asal China Bakal Dibangun di Bangkalan, Begini Reaksi Bupati

Industri Asal China Bakal Dibangun di Bangkalan, Begini Reaksi Bupati

Kamaluddin - detikJatim
Senin, 10 Agu 2026 12:30 WIB
Bupati Bangkalan Lukman Hakim.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim. (Foto: Istimewa)
Bangkalan -

Rencana pembangunan industri dari China di Kabupaten Bangkalan disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Kesepakatan kerja sama yang ditetapkan pemerintah pusat itu diyakini bisa meningkatkan penyerapan tenaga kerja di wilayahnya.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan masuknya Investor di Bangkalan telah menjadi target di pemerintahannya.

Dia sampaikan bahwa dirinya secara intensif telah mempresentasikan potensi industri di Bangkalan kepada beberapa forum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari awal saya sudah pelajari dan kaji bahwa untuk mengurai persoalan di Bangkalan harus ada investor masuk. Dan Alhamdulillah usaha kita mempresentasikan di berbagai forum kemudian disambut baik oleh HKI dan investor luar juga tertarik untuk berinvestasi di Bangkalan," kata Lukman kepada detikJatim, Senin (10/8/2026).

ADVERTISEMENT

Lukman mengatakan industri yang akan dibangun merupakan industri padat karya berupa pabrik tekstil, pabrik plastik, hingga pabrik coklat. Industri itu diproyeksikan akan menyerap ribuan pekerja lokal di Bangkalan dan Madura.

"HKI dan pemkab berkomitmen mengutamakan pekerja lokal dan kita akan memberikan pelatihan untuk menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri," katanya.

"Ketua HKI Pak Ahmad Makruf di Batam sudah mempekerjakan orang Madura 700-1000 orang. Apalagi ini di Madura sendiri pastinya lebih banyak, apalagi industri yang akan dibawa (industri) padat karya," katanya.

Lukman memastikan telah menyiapkan semua kebutuhan menyambut masuknya industri padat karya di Bangkalan. Ia menyebut ada 3 ribu hektare lahan yang disiapkan untuk infrastruktur pembangunan industri dan kemudahan perizinan.

"Karena dari awal kita jemput bola, tentu ini kita sudah siapkan semuanya terkait kemudahan perizinan kebutuhan dan lainnya. Sehingga industri-industri itu bisa segera dibangun," tandasnya.



(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads