Kebakaran hebat melanda PT Xinyi Solar Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kecamatan Manyar, Gresik. Diduga, penyebab kebakaran tersebut dipicu percikan api dari proses pengelasan.
"Diduga ada percikan api mengenai etanol hingga kemudian memicu kebakaran di area produksi. Tapi untuk penyebab pastinya masih dilakukan pendalaman," kata Kapolsek Manyar AKP Muhammad Gifari, Minggu (8/8/2026).
Gifari menambahkan, kebakaran terjadi di area tungku pelapisan 6 dan 7. Saat kejadian, terdapat aktivitas pengelasan pada bagian atas area tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan keterangan yang kami dapat, kejadian berada di tungku pelapisan 6 dan 7. Dugaan sementara karena ada kebocoran pipa bagian atas yang sedang dilakukan pengelasan, kemudian percikan api mengenai etanol sehingga menyebabkan kebakaran," tambah Gifari.
Gifari menjelaskan kebakaran diketahui sekitar pukul 16.00 WIB setelah karyawan yang berada di area produksi meminta pertolongan. Sejumlah karyawan kemudian berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan yang tersedia sambil menghubungi petugas PMK.
"Dua unit PMK dari PT Freeport Indonesia dan dua unit PMK kawasan JIIPE tiba lebih dahulu di lokasi. Sekitar pukul 16.15 WIB, tiga unit PMK Kabupaten Gresik menyusul dan langsung melakukan pemadaman," jelasnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.45 WIB. Petugas kemudian melakukan pembasahan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang dapat kembali memicu kebakaran.
"Tadi petugas Damkar meninggalkan lokasi kejadian sekitar pukul 18.00 WIB. Tentunya setelah api benar-benar berhasil dipadamkan," tuturnya.
Dalam kejadian tersebut, satu orang mengalami luka ringan pada bagian kaki. Sementara kerugian materiil akibat kebakaran hingga kini masih belum dapat diprediksi.
"Untuk korban jiwa nihil, hanya ada satu korban yang mengalami luka bakar di bagian kakinya," pungkasnya.
Sebelumnya, Kebakaran hebat melanda PT Xinyi Solar Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kecamatan Manyar, Gresik, Sabtu (8/8/2026) sore. Kebakaran terjadi di area produksi perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan solar panel surya tersebut.
Kapolsek Manyar AKP Muhammad Gifari mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, karyawan yang berada di area produksi meminta pertolongan setelah mengetahui adanya kebakaran.
"Setelah mengetahui ada kebakaran, karyawan secara spontan berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan yang ada sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran," kata Gifari, Sabtu (8/8/2026).
(auh/hil)
