Bayi yang dilahirkan seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan di kamar kos kawasan Gubeng Kertajaya IX E, Surabaya, dilaporkan meninggal dunia. Mahasiswi asal Temanggung, Jawa Tengah, itu diduga melahirkan seorang diri di kamar kos pada Rabu (5/8/2026).
Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan polisi. Pantauan detikJatim pada Jumat (7/8), kamar kos tempat mahasiswi tersebut tinggal masih terpasang garis polisi, sedangkan pagar depan kos tertutup rapat.
Salah satu saksi, Uti mengatakan, kejadian itu diketahui setelah dirinya mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 08.00 WIB. Tangisan tersebut juga didengar anak pemilik kos yang kemudian mendobrak pintu kamar dan menemukan mahasiswi tersebut dalam kondisi pingsan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sempat dengar tangisan bayi, mungkin itu baru melahirkan. Terus kamarnya didobrak sama anak pemilik kos, ada orangnya pingsan," tuturnya.
Uti mengatakan, mahasiswi tersebut kemudian dievakuasi bersama bayinya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, ia kemudian mendapat kabar bahwa bayi yang dilahirkan mahasiswi tersebut meninggal dunia.
Uti mengaku tidak mengetahui identitas mahasiswi tersebut. Berdasarkan informasi yang didengarnya, perempuan itu merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan dan telah tinggal di kos tersebut selama sekitar empat tahun.
"Itu kalau tinggal ngekosnya di sini kurang lebih sekitar empat tahunan. Dia sudah semester akhir kok," katanya.
Sementara itu, Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya Kompol Melatisari mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Laporan terkait kejadian itu baru diterima polisi sehari sebelum konfirmasi dilakukan.
"Proses ya. Baru LP (laporan) kemarin," ujar Melatisari saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (7/8/2026).
Melatisari mengatakan polisi hingga kini belum dapat meminta keterangan dari mahasiswi tersebut karena kondisinya belum memungkinkan.
"Ibu bayinya belum bisa dimintai keterangan," katanya.
