Drone Water Spray dan Heli Dikerahkan Padamkan Kebakaran Gunung Bromo

Drone Water Spray dan Heli Dikerahkan Padamkan Kebakaran Gunung Bromo

M Rofiq - detikJatim
Kamis, 06 Agu 2026 12:28 WIB
Proses pemadaman kebakaran Gunung Bromo menggunakan drone water spray dan heli
Proses pemadaman kebakaran Gunung Bromo menggunakan drone water spray dan heli/Foto: M Rofiq/detikJatim
Probolinggo -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, mulai berangsur terkendali. Meski begitu, petugas gabungan masih bersiaga selama 24 jam untuk memastikan api tidak kembali membesar.

Upaya pemadaman terus dilakukan dengan menyisir titik-titik api yang masih terlihat di kawasan Blok Bantengan dan Jantur, Desa Sariwani, Kabupaten Probolinggo. Petugas menerapkan dua strategi pemadaman menyesuaikan kondisi medan.

Di bagian atas tebing, api dipadamkan secara manual menggunakan metode gepyok. Sementara di bagian bawah tebing, petugas memanfaatkan semprotan air dari truk tangki milik BPBD Jawa Timur dan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses, BPBD Jawa Timur mengerahkan satu unit drone water spray berkapasitas 150 liter. Drone tersebut digunakan untuk menyemprotkan air langsung ke titik-titik api di lereng curam yang sulit dijangkau petugas darat.

ADVERTISEMENT

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Subroto mengatakan, kebakaran sempat membesar pada Rabu (5/8/2026) siang di kawasan Blok Bantengan yang berada di perbatasan Kabupaten Malang, Lumajang, dan Probolinggo. Namun, menjelang malam intensitas kebakaran mulai menurun meski masih ditemukan sejumlah titik api dan bara.

"Sejak mendapat informasi adanya kebakaran pada 3 Agustus 2026 di kawasan atas Watu Gede, kami langsung mengirimkan tim ke lokasi. Dukungan drone water spray sangat membantu proses pemadaman, ditambah kerja sama dari TNI, Polri, TNBTS, relawan, dan berbagai pihak. Hingga sore ini, beberapa titik api sudah berhasil dipadamkan," ujar Gatot, Kamis (6/8/2026).

Proses pemadaman kebakaran Gunung Bromo menggunakan drone water spray dan heliProses pemadaman kebakaran Gunung Bromo menggunakan drone water spray dan heli Foto: M Rofiq/detikJatim

Menurut Gatot, medan yang curam masih menjadi kendala utama karena tidak semua titik api dapat dijangkau personel darat.

Untuk mempercepat penanganan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai mengerahkan satu unit helikopter water bombing pada Kamis (6/8/2026). Helikopter tersebut mengambil pasokan air dari kawasan Ranu Pani, Lumajang, sebelum melakukan penyiraman ke titik-titik api yang masih tersisa di kawasan Gunung Bromo.

Proses pemadaman melibatkan personel BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, TNI, Polri, Balai Besar TNBTS, relawan, serta masyarakat sekitar yang terus bersiaga hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman.



(hil/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads