Bupati Gresik Soroti Gempuran AI, Minta Pers Perkuat Verifikasi Berita

Bupati Gresik Soroti Gempuran AI, Minta Pers Perkuat Verifikasi Berita

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Rabu, 05 Agu 2026 20:50 WIB
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Gresik -

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendorong insan pers untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Menurutnya, pers tidak lagi cukup hanya menyampaikan berita, tetapi juga harus mampu menghadirkan informasi yang berdampak dan memberi manfaat bagi publik.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Yani saat menghadiri Gresik Pancasuar Awards 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik di Hotel Aston Gresik, Rabu (5/8/2026) sore. Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Bupati Yani menilai perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial (AI), telah mengubah lanskap informasi secara signifikan. Menurutnya, masyarakat kini semakin sulit membedakan konten digital dengan informasi yang benar-benar faktual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Digitalisasi merupakan tantangan yang luar biasa, termasuk kemajuan teknologi AI. Hari ini masyarakat bisa melihat produk digital yang perbedaannya sangat kecil dengan yang asli. Karena itu, teman-teman media tidak bisa lagi seperti dua atau tiga tahun lalu. Cara konvensional dalam pemberitaan harus direview kembali," ujarnya.

Ia menegaskan perubahan tersebut menuntut media memperkuat kapasitas dan fungsi verifikasi. Di tengah derasnya arus informasi, pers memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar informasi yang diterima publik tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

"Pemerintah membutuhkan peran media sebagai kanal komunikasi dan jembatan kepada masyarakat. Tidak hanya pemerintah, industri yang ada di Kabupaten Gresik juga membutuhkan komunikasi yang baik kepada masyarakat," katanya.

Bupati Yani juga mengajak media melihat dampak dari setiap pemberitaan yang diproduksi. Ia mencontohkan program tanggung jawab sosial perusahaan yang diarahkan untuk membantu penanganan stunting di desa. Menurutnya, media dapat mengangkat proses hingga hasil program tersebut sehingga masyarakat mengetahui manfaat nyata yang dihasilkan.

"Itulah yang saya maksud sebagai jembatan komunikasi publik," ujarnya.

Karena itu, ia mengajak insan pers terus belajar dan meningkatkan kapasitas agar mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk memahami cara masyarakat memperoleh dan memilih informasi melalui berbagai platform digital.

"Kita yang harus menyesuaikan dan beradaptasi dengan kondisi sekarang. Kalau dulu kita menulis berita tetapi tidak ada yang membaca, sekarang kita harus melihat bagaimana keberadaan kita benar-benar memberikan dampak dan manfaat," kata Bupati Yani.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, industri, dan pers terus diperkuat sehingga tidak terjadi kesenjangan komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, berbagai program pembangunan membutuhkan dukungan media agar manfaatnya dapat diketahui dan dipahami publik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yani juga menyerahkan penghargaan kepada para penerima Gresik Pancasuar Awards 2026. Ia menyebut para penerima merupakan tokoh yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui bidangnya masing-masing.

"Siang hari ini kita berkumpul bersama tokoh-tokoh hebat yang memiliki dedikasi dan kontribusi, sekecil apa pun, tetapi memberikan dampak dan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat Kabupaten Gresik," tuturnya.

Pada Gresik Pancasuar Awards 2026, penghargaan diberikan kepada lima tokoh dan pelaku usaha. Kategori Pelopor Inovasi Bisnis dan Ekonomi Kreatif diberikan kepada Irene Yandri Sandrika, pengusaha Sop Buah Irine. Kategori Tokoh Penggerak Penyerapan Tenaga Kerja Lokal diraih Alfan Wahyuddin, CEO dan Presiden Direktur PT Asuka Engineering.

Kategori Tokoh Penggerak UMKM Gresik dianugerahkan kepada anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti. Penghargaan Penggerak Industri Kreatif dan Fashion Lokal diberikan kepada Ramli Collection, sedangkan kategori Pelopor Usaha dan Pariwisata Gresik diraih PT Dharma Graha Utama, pengelola Gressmall dan Hotel Aston Gresik.

Selain penghargaan kepada tokoh dan pelaku usaha, apresiasi juga diberikan kepada sejumlah lembaga dan perusahaan atas kontribusinya bagi pembangunan Kabupaten Gresik. Di antaranya Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Gresik atas peningkatan kualitas pelayanan perizinan, PT Petrokimia Gresik melalui Program Petrokimia Media Award (PMA), PT Cargill Cocoa & Chocolate Gresik atas dukungan percepatan penurunan stunting, PT Smelting melalui program pendampingan pasien tuberkulosis (TBC), serta RS Wates Husada atas program rehabilitasi medis dan sosial bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim mengapresiasi penyelenggaraan Gresik Pancasuar Awards 2026. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi bagi daerah.

Lutfil juga menekankan pentingnya kolaborasi antara UMKM dan korporasi besar untuk memperkuat perekonomian Gresik. Menurutnya, industri besar perlu membuka lebih banyak ruang bagi UMKM lokal untuk masuk dalam rantai pasok, mulai dari penyediaan katering, seragam, konveksi, hingga berbagai kebutuhan operasional lainnya.

"Bagaimana kemudian ekonomi kerakyatan, ekonomi UMKM ini bisa menjadi penyangga, menjadi vendor daripada usaha-usaha korporasi besar," ujarnya.

Ia menambahkan pers juga dapat berperan sebagai penghubung dengan mempromosikan potensi UMKM kepada kalangan industri.

"PWI bisa menjadi jembatan informasi bagaimana yang besar bisa melihat potensi yang kecil," katanya.

Ketua PWI Kabupaten Gresik Deni Ali Setiono mengatakan Gresik Pancasuar Awards 2026 merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh, pelaku usaha, dan lembaga yang telah menjadi inspirasi bagi masyarakat. Ia berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai simbol, tetapi mampu mendorong semakin banyak masyarakat untuk berdaya, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi Kabupaten Gresik.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads