Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkap fakta baru terkait penyebab meninggalnya lima korban dalam insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Madura. Kelima korban dipastikan bukan meninggal akibat terbakar, melainkan diduga terjatuh dari ketinggian saat kapal mulai miring sebelum akhirnya hilang dari permukaan laut.
Mohammad Syafii menyampaikan, berdasarkan hasil operasi SAR dan keterangan yang dihimpun dari lapangan, seluruh penumpang telah diarahkan menuju anjungan kapal dan mengenakan jaket pelampung sebelum menyelamatkan diri ke laut.
"Kondisi dari almarhum dan almarhumah yang meninggal dunia saya sampaikan juga bukan karena terbakar. Namun karena memang posisi dari anjungan terhadap air ini dalam kondisi normal kira-kira lebih dari tujuh meter," kata Mohammad Syafii dalam konferensi pers di Surabaya, Rabu (5/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa penumpang bertahan sampai akhirnya kondisi kapal miring dan saat itulah diperkirakan korban-korban yang terakhir ini terjatuh dari ketinggian kira-kira lebih dari 10 meter," imbuhnya.
Menurutnya, sebelum kapal semakin miring, kru sempat memberikan instruksi kepada seluruh penumpang untuk meninggalkan area berbahaya dan mengenakan life jacket. Informasi tersebut diperoleh Basarnas dari hasil konfirmasi kepada sejumlah korban selamat.
"Dari informasi yang kita dapat bisa dipastikan bahwa seluruh korban telah memakai life jacket," katanya.
Mohammad Syafii menilai penggunaan jaket pelampung menjadi salah satu faktor penting yang membuat sebagian besar penumpang berhasil bertahan hidup meski harus terapung di laut selama sekitar dua jam sebelum dievakuasi kapal-kapal yang melintas di lokasi kejadian.
"Pada saat kedaruratan terjadi, seluruh penumpang termasuk awak kapal bisa bergeser menuju anjungan dan diinstruksikan untuk memakai life vest atau life jacket. Itu juga saya konfirmasikan kepada korban-korban yang sudah bisa dievakuasi," ungkapnya.
Dari hasil sinkronisasi data antara syahbandar dan operator kapal, jumlah orang yang berada di atas KM Mutiara Sentosa II dipastikan sebanyak 238 orang. Seluruh korban telah berhasil ditemukan, terdiri atas 233 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
"Dengan jumlah penumpang yang kita konfirmasi 238, jumlah korban dan juga jumlah penumpang yang ada di dalam kapal sementara sesuai. Karena itu secara resmi saya sampaikan bahwa operasi SAR secara khusus dalam penanganan kedaruratan KM Mutiara Sentosa II secara resmi saya alihkan kepada operasi rutin," jelasnya.
Meski demikian, pemantauan di sekitar lokasi kejadian tetap dilakukan sambil menunggu kemungkinan adanya laporan baru dari masyarakat maupun kebutuhan pencarian lanjutan untuk mendukung proses investigasi.
