Bupati Fawait: Efek Domino Program Home Care Jember Luar Biasa

Bupati Fawait: Efek Domino Program Home Care Jember Luar Biasa

Yakub Mulyono - detikJatim
Selasa, 04 Agu 2026 19:50 WIB
Bupati Jember M Fawait
Bupati Jember M Fawait (Foto: Yakub Mulyono/detikJatim)
Jember -

Program Home Care yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ternyata tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan. Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut inovasi ini memicu multiplier effect (efek domino) positif, mulai dari memotret kemiskinan ekstrem, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), hingga penyaluran bantuan pangan.

Bupati Fawait menjelaskan, penanganan kesehatan secara door-to-door membuka mata pemerintah daerah akan kondisi riil warga prasejahtera di lapangan.

"Sehingga efek domino dari home care ini luar biasa. Bukan cuma soal kesehatan, tetapi kita bisa tahu kondisi sesungguhnya di lapangan," katanya, Selasa (4/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, dia menceritakan salah satu temuan konkret saat mendampingi tim Home Care di lapangan baru-baru ini. Petugas menemukan dua orang lansia sebatang kara yang tidak hanya mengalami sakit menahun, tetapi juga tinggal di rumah yang nyaris roboh.

ADVERTISEMENT

"Ini potret yang kita temui secara langsung, bahwa masih banyak kemiskinan yang terjadi. Maka kita lihat kondisi rumahnya ternyata sudah tidak layak. Kita lihat ada sebuah keluarga, dua orang lansia tunggal, mereka sakit kita periksa, rumahnya ternyata rusak berat," ujarnya.

Merespons temuan tersebut, kata dia, Pemkab Jember langsung melakukan intervensi lintas sektor. Rumah warga lansia itu langsung dimasukkan ke dalam daftar prioritas bedah rumah. Tak hanya itu, jajaran tingkat kecamatan hingga desa diinstruksikan untuk terus memantau kebutuhan harian mereka.

"Akhirnya kita perbaiki dan kita sambungkan dengan jajaran kecamatan dan desa untuk dipantau terus. Bahkan saya bilang, mereka jangan sampai kurang sembako. Kita akan berikan sembako," paparnya.

Di samping efek sosial dan pembenahan hunian, pria yang karib disampaikan Gus Fawait itu menyebut program Home Care. Terbukti efektif memotong birokrasi serta biaya transportasi bagi masyarakat tidak mampu.

"Kita ada sedikit kepuasan ya, bahwa warga yang tidak mampu hari ini tidak usah jauh-jauh ketika punya sakit berkepanjangan. Tidak perlu datang ke puskesmas, mengeluarkan biaya dan lain sebagainya, karena nantinya bisa didatangi oleh tim home care ke rumah masing-masing," pungkasnya.



(abq/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads