Basarnas Tegaskan Tak Ada Korban Hilang KM Mutiara Sentosa 2

Basarnas Tegaskan Tak Ada Korban Hilang KM Mutiara Sentosa 2

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 04 Agu 2026 11:04 WIB
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii. Foto: Esti Widiyana/detikJatim
Surabaya -

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menekankan tidak ada pencarian dua korban KM Mutiara Sentosa 2. Total penumpang juga ditegaskan ada 233 orang.

Syafii mengatakan berdasarkan dari hasil operasi gabungan, telah terevakuasi 233 orang dengan selamat. Korban terevakuasi itu melalui Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Ketapang, kemudian diangkut jalan darat ke Surabaya.

"Total ada 176 korban. Di mana, dari 176 korban ini kami sangat berduka, ada lima kondisi meninggal dunia," kata Syafii kepada wartawan usai mengunjungi korban selamat di RS PHC Surabaya, Senin (3/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari jumlah tersebut, sebanyak 57 korban selamat sudah dalam perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Perak pasca-evakuasi. Perkiraannya, mereka akan tiba Rabu (4/8/2026) pagi.

"Kemudian dari korban juga masih ada yang dalam perjalanan dari Pulau Masalembu. Dan, mudah-mudahan besok pagi korban sudah bisa kami terima di Tanjung Perak ini," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Nantinya, korban akan dilakukan pengecekan kondisi. Bila memerlukan perawatan, akan langsung dibawa ke rumah sakit.

"Tentunya kondisi korban itulah nanti yang akan menentukan, apakah perlu perawatan atau langsung nanti diambil data, kemudian nanti tindak lanjut tentunya perlakuan ini harus kami selesaikan dengan aturan yang ada," jelasnya.

Lalu, soal Kepala Basarnas Kelas 2 Surabaya Nanang Sigit yang menyampaikan dua korban dalam pencarian, Syafii membantah pernyataan tersebut.

"Basarnas tidak pernah men-declare dua orang dalam pencarian. Jadi, nanti kami akan pastikan kalau memang informasi jumlah awal dan hasil akhir, di situlah kami akan tentukan bahwa operasi masih tetap dilanjutkan atau dihentikan," tegasnya.

Terkait data pasti manifest kapal, Syafii mengatakan, jumlahnya bersumber dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan pemilik kapal.

"Dari informasi yang diberikan itulah yang kami jadikan dasar dalam pelaksanaan operasi," tambahnya.

Kemudian, berbekal informasi dari korban selamat, belum ada informasi yang mengatakan kehilangan anggota keluarga.

"Alhamdulillah satu hari ini kami mengunjungi para korban. Mereka menyampaikan seluruh rombongan, seluruh tim, dan seluruh yang dikenal sudah terkonfirmasi keberadaannya," pungkasnya.



(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads