2 Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Dilaporkan Hilang Kontak

2 Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Dilaporkan Hilang Kontak

Chuk Shatu W - detikJatim
Selasa, 04 Agu 2026 07:57 WIB
Gunung Piramid Bondowoso
Gunung Piramid Bondowoso (Foto: Chuk Shatu W/detikJatim)
Bondowoso -

Seorang pendaki asal Surabaya beserta pemandu lokalnya dilaporkan hilang kontak (lost contact) saat melakukan pendakian di Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

Berdasarkan data dari posko di Kantor Kecamatan Curahdami, kedua survivor tersebut adalah Maliya Finda (51), warga Surabaya, dan Erfan (35), pemandu lokal asal Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso.

Kapolsek Curahdami, AKP Muktamar, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa tim awal telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar. Tadi malam sudah berangkat beberapa orang dari APGI (Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia) naik ke Pos 1," kata Muktamar kepada detikJatim, Selasa (4/8/2026).

ADVERTISEMENT

Muktamar menjelaskan, tim gabungan telah melakukan asesmen awal dan penyisiran terbatas di sepanjang rute pendakian pada malam hari. Hasil asesmen tersebut akan menjadi rujukan untuk menentukan langkah serta strategi pencarian selanjutnya.

Kronologi Kejadian

Informasi yang dihimpun dari basecamp pendakian di Dusun Tegal Tengah, Curahdami, menyebutkan bahwa kedua survivor mulai melakukan pendakian sejak Minggu (2/8/2026) pukul 07.00 WIB.

Sebelum naik, mereka sempat menitipkan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna merah dengan nomor polisi P 2938 ES di rumah warga setempat.

Kecurigaan muncul setelah hingga Senin (3/8/2026) pukul 17.30 WIB, sepeda motor tersebut belum juga diambil. Padahal, durasi normal pendakian Gunung Piramid dengan sistem tektok (naik-turun langsung tanpa menginap) umumnya hanya membutuhkan waktu sekitar 8 jam.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads