Basarnas Pastikan Evakuasi Korban Tragedi KMP Mutiara Tuntas

Basarnas Pastikan Evakuasi Korban Tragedi KMP Mutiara Tuntas

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Selasa, 04 Agu 2026 08:15 WIB
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan proses evakuasi yang dilaksanakan pada hari ini sesuai rencana. Menurut dia, seluruh korban sudah bisa dievakuasi.

"4 orang sekarang masih dirawat di RSI Kalianget dan yang lainnya sudah bisa ditarik ke Surabaya," kata Syafii saat ditemui awak media di Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak Surabaya, Selasa (4/8/2026).

Ia memastikan sudah tidak ada yang berada di dalam kapal. Menurut dia, sementara dari hasil informasi beberapa nakhoda yang diselamatkan menyampaikan bahwa yang para kru kapal meyakini bahwa seluruh kru yang jumlahnya ada 25 ini dinyatakan selamat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu informasi sementara yang disampaikan. Kemudian juga ada tenaga-tenaga bantuan yang ada di kapal seperti di catering segala ini.Ini juga disampaikan bahwa tim atau teman-temannya semuanya terkonfirmasi selamat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Usai menemui beberapa korban yang masih di rumah sakit PHC, ia meyakini bahwa temannya, keluarganya atau tim yang dikenal terkonfirmasi sudah ditemukan. Walaupun ada beberapa yang dalam kondisi meninggal.

"Dan kondisi (korban) meninggal ini pun sebenarnya bisa kita evakuasi, karena seluruh penumpang melompat dari kapal," imbuhnya.

Ia memastikan para korban selamat dalam kondisi lemas saat proses evakuasi. Sebab, terombang ambing, cuaca panas, hingga dehidrasi dan terluka karena melompat dari ketinggian.

"Hanya yang mungkin lemas karena lompat yang terlalu tinggi dari kapal. Kemudian juga pada saat dievakuasi yang mengevakuasi ini kan kapal-kapal besar. Sehingga untuk naik tangga ini kehabisan tenaga," tuturnya.

Kebakaran hebat menimpa KM Mutiara Sentosa 2 pertama kali diketahui pada Minggu (2/8/2026) pagi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) sepanjang 160 meter tersebut terbakar saat sedang perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar.

Laporan darurat pertama kali diteruskan oleh pihak pengelola kapal dan Syahbandar Tanjung Perak ke Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB, usai komunikasi dengan nahkoda di tengah lautan terputus.

Saat armada penolong pertama kali tiba di lokasi koordinat 06Β°30'64''S / 114Β°00'19''E (sekitar 19 NM utara Pulau Sapudi), fisik kapal dilaporkan telah hampir terbakar habis.

Kepanikan sempat terjadi ketika ratusan penumpang berdesakan di area anjungan dan haluan kapal dengan menggunakan jaket pelampung hingga beberapa di antaranya nekat melompat ke lautan lepas sebelum akhirnya diselamatkan oleh kapal-kapal yang merapat.

Akibat tragedi ini sebanyak 5 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan 227 penumpang lainnya selamat dan telah berhasil dievakuasi seluruhnya.



(prf/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads