Belasan korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura, Minggu (2/8) dibawa ke Rumah Sakit Primary Health Care (RS PHC) Surabaya. Korban mulai ditangani di RS tersebut sejak dini hari tadi.
"Hingga saat ini jumlah korban kebakaran yang ditangani di RS PHC Surabaya sejumlah 11 orang," kata Humas RS PHC Surabaya Siti Nurhidayati, Senin (3/8/2026).
Siti mengatakan, 8 korban sedang menjalani rawat inap sejak dini hari. Kemudian, siang ini kedatangan lagi 2 korban lagi. Sementara untuk korban meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya.
"Dua korban baru datang dan dalam observasi di IGD," pungkasnya.
Musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 ini pertama kali diketahui Minggu (2/8/2026) pagi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) sepanjang 160 meter itu berlayar mengangkut 232 penumpang yang mayoritas sopir dan kernet armada logistik. Total ada sebanyak 181 unit kendaraan yang diangkut kapal tersebut dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar.
Laporan darurat pertama kali diteruskan oleh pihak pengelola kapal dan Syahbandar Tanjung Perak ke Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB, usai komunikasi dengan nakhoda di tengah lautan terputus.
Saat armada penolong tiba di titik lokasi koordinat 06°30'64''S / 114°00'19''E (sekitar 19 NM utara Pulau Sapudi), kondisi fisik KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan telah hampir terbakar habis.
Kepanikan sempat melanda ratusan penumpang yang berdesakan di area anjungan dan haluan kapal dengan menggunakan pelampung, hingga beberapa di antaranya nekat melompat ke laut sebelum akhirnya dievakuasi oleh kapal-kapal yang merapat.
Akibat kebakaran kapal tersebut 5 orang penumpang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan sebanyak 227 selamat. Seluruh penumpang kini telah dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Simak Video "Video: Muatan ODOL Jadi Sebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa?"
(auh/abq)