Menhub Ungkap Pencocokan Data Korban KM Mutiara Bertahap di Surabaya

Menhub Ungkap Pencocokan Data Korban KM Mutiara Bertahap di Surabaya

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Senin, 03 Agu 2026 06:10 WIB
Menhub pantau langsung evakuasi penumpang KM Mutiara Sentosa 2 terbakar
Menhub pantau langsung evakuasi penumpang KM Mutiara Sentosa 2 terbakar (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama tim gabungan terus memproses pendataan seluruh penumpang korban insiden KM Mutiara Sentosa 1 yang dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).

Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi menyatakan, pencocokan data dilakukan secara bertahap seiring kedatangan kapal-kapal evakuasi. Hal ini dilakukan guna memastikan jumlah pasti penumpang yang berada di atas kapal (onboard) serta korban yang berhasil diselamatkan.

"Satu per satu kapal yang datang dicocokkan datanya untuk memastikan berapa jumlah onboard dan berapa yang terevakuasi. Harapannya semua data terkumpul dengan baik sehingga memberikan kepastian kepada keluarga yang sedang menunggu," ujar Dudy kepada awak media di Gedung Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelindo Sub Regional III Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah tersebut menyusul kedatangan Kapal Meratus Pematang Siantar yang sebelumnya telah menyandarkan 113 korban selamat di Pelabuhan Tanjung Perak. Menhub memastikan proses pencarian dan evakuasi lanjutan masih ditangani oleh kapal-kapal lain yang dijadwalkan menyulul tiba di Surabaya.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, Dudy juga menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah ini. Berdasarkan laporan awal, sebanyak lima penumpang dinyatakan meninggal dunia.

"Saya sangat prihatin atas kejadian ini. Sebagaimana yang dilaporkan, saat ini ada lima penumpang yang dinyatakan meninggal dunia," tutur Dudy.

Ia menambahkan, penanganan medis dan pelayanan bagi para korban selamat kini menjadi fokus utama agar mereka dapat segera pulih. Sementara itu, seluruh koordinasi operasi Search and Rescue (SAR) serta pendataan lanjutan diserahkan sepenuhnya kepada pihak Basarnas.

Musibah kebakaran hebat yang menimpa KM Mutiara Sentosa 2 ini pertama kali terdeteksi pada Minggu (2/8/2026) pagi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) sepanjang 160 meter tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar mengangkut 232 penumpang yang mayoritas merupakan pengemudi armada logistik-serta 181 unit kendaraan.

Laporan darurat pertama kali diteruskan oleh pihak pengelola kapal dan Syahbandar Tanjung Perak ke Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB, usai komunikasi dengan nahkoda di tengah lautan terputus.

Saat armada penolong pertama kali tiba di lokasi koordinat 06Β°30'64''S / 114Β°00'19''E (sekitar 19 NM utara Pulau Sapudi), fisik kapal dilaporkan telah hampir terbakar habis. Kepanikan sempat terjadi ketika ratusan penumpang berdesakan di area anjungan dan haluan kapal dengan menggunakan pelampung oranye, hingga beberapa di antaranya nekat melompat ke lautan lepas sebelum akhirnya diselamatkan oleh kapal-kapal yang merapat.

Hingga Minggu sore, tim SAR gabungan bersama unsur terkait masih terus bersiaga di perairan Madura untuk memastikan proses pendataan, penyisiran area sekitar lokasi kejadian, dan penanganan medis bagi seluruh korban.



(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads