Kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar terbakar habis di perairan utara Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8/2026) pagi. Sebanyak 218 penumpang dipastikan selamat sedangkan 4 orang dinyatakan meninggal.
Hingga saat ini, proses evakuasi ratusan penumpang masih berlangsung melibatkan sejumlah kapal di sekitar lokasi kejadian. Merespons kejadian ini Kapolresta Sumenep menuju Pelabuhan Kalianget dan memerintahkan jajarannya membentuk Posko Terpadu sebagai pusat koordinasi penanganan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabag Ops bersama Kasat Samapta diperintahkan mendirikan posko lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung. Sementara, Kasat Polair diminta segera membuat laporan awal dan berkoordinasi dengan Basarnas dan KSOP Kalianget, serta melakukan mitigasi agar masyarakat tidak mendekati lokasi kejadian.
Posko penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II didirikan di Pelabuhan Kalianget, Sumenep. (Foto: Istimewa) |
Selain itu, Seksi Dokkes Polresta Sumenep telah berkoordinasi dengan RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, RSI Garam Kalianget, dan BHC Sumenep untuk mengantisipasi apabila terdapat korban yang membutuhkan penanganan medis.
Sebelumnya, peristiwa kebakaran kapal ini terjadi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB di perairan utara Sumenep. Basarnas menerima informasi sekitar pukul 08.25 WIB dari PT Atosim Lampung Pelayaran. Setelah menerima laporan dari nakhoda pihak perusahaan mengaku kehilangan kontak dengan kapal.
Berdasarkan komunikasi radio marine SROP Kalianget, KM Meratus Project 3 menjadi kapal pertama yang melakukan upaya evakuasi. Selanjutnya, TB Hasnur 26 bersama empat kapal lain yang melintas turut membantu proses penyelamatan penumpang dan awak kapal.
Saat proses evakuasi berlangsung, para penumpang dilaporkan berkumpul di bagian haluan dan anjungan kapal. Sebagian lainnya terpaksa melompat ke laut menggunakan life jacket dan sekoci penyelamat untuk menghindari kobaran api.

