Sebuah rumah di Jalan Simo Gunung Surabaya. Saksi sebut terdengar suara ledakan sebelum kebakaran terjadi.
Pantauan detikJatim, petugas berjibaku menjinakkan si jago merah di lokasi sejak pukul 10.00 WIB usai menerima laporan dari warga. Api dapat dipadamkan 30 menit setelahnya.
Lokasi rumah yang memasuki gang sempit sekitar 1.5 meter membuat petugas mengalami kendala saat memadamkan api. Beruntung tak ada korban jiwa dan luka dalam insiden itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua RT 3, RW 5 Simo Mulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Sukri mengatakan kebakaran terjadi sejak pukul 10.00 WIB. Dia mengatakan kebakaran bermula dari lantai 2 rumah.
Dia menyebutkan bahwa sempat terdengar suara ledakan kecil dari lantai 2 rumah tersebut.
"Ada suara ledakan kecil, yang punya rumah tidur di belakangnya. Akhirnya bangun, sudah posisi terbakar, penghuninya tidur di kamar belakang lantai satu juga. Dengar dia waktu meledak. Begitu meledak, dia bangun," kata Sukri saat ditemui detikJatim di lokasi, Minggu (2/8/2026).
Sukri menjelaskan pemilik sekaligus penghuni rumah, yakni Joko Suwito, Aji dan keluarga langsung mengevakuasi diri ke lantai dasar. Mereka minta pertolongan ke warga setempat. Sukri menyatakan api cepat membesar. Hampir seluruh area lantai 2 bangunan ludes terbakar.
"Langsung dia turun, cepatlah pokoknya kebakarannya. Jadi, ndak ndak lama, kurang tahu ini (detail penyebab kebakaran). Masih belum tahu. Kalau listrik ini harusnya sudah (terbakar) meteran listriknya, ini ndak. Jadi listriknya masih nyala, berarti indikasi konsleting ndak. Jadi mungkin ada alat yang meletus sampai menyebabkan kebakaran. Lagian waktu itu dekat area tempat terbakar ada lemari pakaian sama kasur. Jadi cepat," imbuhnya.
Pria berusia 49 tahun itu memastikan seluruh penghuni selamat. Ia menyatakan tak ada yang terluka dalam insiden itu.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, selamat semua. Karena sudah tertangani dengan cepat oleh reaksi teman-teman dari Damkar dan jajaran terkait. Ada 3 kamar (yang terbakar). kebetulan satu rumah ini ada 2 KK. Tapi keluarga dari bapaknya sendiri atas KK Bapak Joko, Aji, terus sama keluarganya itu sekitar 7 orang, ndak ada korban luka," ujarnya.
Sukri bersyukur api segera dipadamkan dan tak menjalar ke sejumlah bangunan lain. Usai pemadaman, ia dan warga beserta petugas BPBD Linmas bergotong royong mengevakuasi barang berharga yang ada di area kebakaran.
"Alhamdulillah, karena tim Damkar cepat responnya cepat jadinya aman. Tadi tadi juga teman dari BPBD, dari Damkar, dari Satpol PP juga, dari kepolisian, alhamdulillah cepat geraknya jadi enggak sampai merambat besar, Mas!,"
Sukri menegaskan, sebelum petugas tiba, warga terlebih dulu berbondong-bondong menjinakkan si jago merah dengan APAR. Begitu petugas tiba di lokasi, pemadaman dapat cepat dilakukan.
"Warga pun tadi sudah mengondisikan APAR sekitar 7 yang di atas tadi," tutur dia.
