5 Fakta Bus Gunung Harta Terbakar di Tol Nganjuk, 33 Orang Selamat

5 Fakta Bus Gunung Harta Terbakar di Tol Nganjuk, 33 Orang Selamat

Mira Rachmalia - detikJatim
Minggu, 02 Agu 2026 09:00 WIB
Damkar Nganjuk memadamkan bus Gunung Harta yang terbakar.
Damkar Nganjuk memadamkan bus Gunung Harta yang terbakar (Foto: Bakrie/detikJatim)
Nganjuk -

Bus Gunung Harta jurusan Jakarta-Jember terbakar di KM 631 Tol Nganjuk pada Sabtu (1/8/2026) dini hari. Meski kobaran api meludeskan seluruh badan bus hingga hanya menyisakan rangka, seluruh penumpang dan kru berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

Peristiwa ini diduga dipicu gangguan kelistrikan dan menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Berikut sederet fakta dari insiden tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fakta Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol

1. Seluruh penumpang bus selamat

Bus Volvo bernopol B 7572 KGA itu membawa 30 penumpang, dua sopir, dan satu kernet saat terbakar di Tol Nganjuk. Seluruh penumpang dan kru berhasil keluar dari bus sebelum api melahap kendaraan.

"Penumpang ada 30 orang. Berangkat dari Pondok Cabe tujuan Jember," kata sopir bus Purwanto (61), Minggu (1/8/2026).

ADVERTISEMENT

"Kalau kru, ada saya, sopir cadangan dan satu kernet. Alhamdulillah semuanya selamat," ujar pria asal Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember itu.

2. Kronologi awal munculnya asap

Purwanto menjelaskan, insiden bermula ketika seluruh lampu bus tiba-tiba mati. Ia kemudian menepikan kendaraan dan mendapati asap mengepul dari bagian depan bus.

"Dari sekring. Langsung sensornya saya matikan, AC-nya saya matikan, semua saya matikan. Terus saya lari ke belakang, sensor saya matikan, aku saya lepas," ungkap Purwanto.

Melihat kondisi tersebut, ia bersama sopir cadangan dan kernet segera membangunkan seluruh penumpang agar bisa keluar dari bus.

3. Barang penumpang ikut terbakar

Setelah menyadari adanya asap, kru langsung mengevakuasi seluruh penumpang. Berkat tindakan cepat tersebut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka, meski sebagian barang bawaan penumpang tidak sempat diselamatkan.

"Pada saat asap mengepul di bagian depan bus, saya bangunin sopir kedua dan kernet. Kemudian kami bangunkan seluruh penumpang. Sehingga semuanya berhasil keluar. Hanya saja ada beberapa barang penumpang yang terbakar," bebernya.

"Alhamdulillah semua berhasil keluar, sehingga selamat. Meskipun ada beberapa barang penumpang yang terbakar," jelas dia.

4. Enam mobil damkar dikerahkan

Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Nganjuk dan Madiun diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam sebelum akhirnya dilakukan pembasahan. Meski api berhasil dipadamkan, bus hangus terbakar hingga hanya menyisakan rangka. Selama proses penanganan, arus lalu lintas diamankan oleh personel Sat PJR Jatim 6 Nganjuk dan Jasa Marga.

5. Kerugian ditaksir Rp3,5 miliar

Purwanto mengungkapkan bus yang terbakar merupakan armada Volvo yang masih tergolong baru. Ia memperkirakan nilai kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp3,5 miliar.

"Bus ini baru. Volvo. Kerugian sekitar Rp 3,5 miliar. Sejak di Gunung Harta tahun 2000-an, baru kali saya mengalami kejadian besar," tandas Purwanto.



(ihc/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads