Sebuah potongan video khutbah KH Mustain Syafi'i soal koruptor beredar viral di media sosial. Dalam potongan video itu, ia tegas menyerukan hukuman potong tangan dan mati bagi koruptor.
Awalnya, Kiai Mustain menyinggung peran para kiai dan ulama yang selama ini diam, terutama terkait persoalan korupsi yang semakin merajalela di Indonesia.
"Kiai ulama sak munu akehe loh mingkem kabeh menghadapi apa hukuman terefektif bagi koruptor. Mulut saya tidak cukup, walaupun saya sudah lebih 10 tahun nulis seperti ini," demikian kata Kiai Mustai'n seperti dalam video yang diunggah akun Intagram @tebuireng.online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kiai Mustain, hukuman penjara selama ini terbukti tidak efektif malah sebaliknya membuat kasus korupsi semakin merajalel. Ia lantas mengusulkan solusi agar koruptor dihukum tegas sesuai nilai uang yang dikorupsi.
"Diputuskan saja, timbangane ngerusak bangsa Indonesia. Ada hukum potong tangan di Al Quran. Sak miliar potong yowis, punjul pateni yowis. Lak enak mateni wong siji timbangane mateni wong sak bangsa Indonesia," imbuhnya.
Kiai Mustain lalu mengajak para kiai dan ulama untuk mempertimbangkan hukuman mati dengan teori maslahah mursalah atau metode menetapkan hukum Islam untuk mendatangkan kebaikan dan menghindari kerusakan.
"Pakai lah teori maslahah di kita-kita ushul fiqih itu. Para kiai tolong didengarkan, pakai cara maslahah mursalah. Ini baru, karena tahun baru bisa kok," cetus Kiai Mustain.
"Saya ulangi lagi kejahatan itu merajalela bukan karena kuatnya kejahatan tapi karena diamnya orang yang benar orang yang saleh," tandas Kiai Mustain.
Kiai Mustain atau dikenal Yai Tain ini merupakan mufasir dan pengasuh khusus di lingkungan Pondok Pesantren Madrasatul Quran yang berada di bawah lingkungan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Diketahui video tersebut diunggah di akun Instagram @tebuireng.online pada Selasa 28 Juli 2026. Unggahan tersebut telah mendapat like 122 ribu, 24,6 ribu diposting ulang dan telah dibagikan 8.299 ribu.
Unggahan tersebut juga mendapat 6.239 ribu komentar. Tak jarang banyak warganet kebanyakan mendukung seruan Yai Tain tersebut.
"Kyai yg seperti ini sdh langkah apalagi jika sdh masuk politik, kopyah nya saja yg putih. Good Kyai semoga selalu sehat dan dilindungi Alloh ta'ala krn sdh menyuarakan hati rakyat Indonesia," demikian komentar akun @al_misbaxxx yang dilihat detikJatim, Sabtu (1/8/2026).
"Terimakasih pencerahannya Kyai, manfaat banyak diutmakan daripada merugikan atau mateni wong akeh. Semoga bisa diwujudkan dan dikabulkan Amin," komen akun @landersudiarxx.
"Bisa buntung semua itu pejabat mulai kelurahan sampai pusat klo diterapkan," ujar warganet lainnya @syamsularifinxxxx.
(dpe/abq)
