Ada Aksi Massa PSHT di Polrestabes Surabaya, Ini Jalur Alternatifnya

Ada Aksi Massa PSHT di Polrestabes Surabaya, Ini Jalur Alternatifnya

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Jumat, 31 Jul 2026 14:57 WIB
Massa PSHT mendatangi Polrestabes Surabaya
Massa PSHT sudah tiba di Polrestabes Surabaya. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Surabaya mengalami kepadatan dan pengalihan akibat adanya aksi demonstrasi damai ribuan massa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di depan Mapolrestabes Surabaya. Pihak kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif untuk menghindari lokasi unjuk rasa.

Pantauan di lokasi pada pukul 14.16 WIB, massa yang konvoi naik kendaraan roda dua, roda empat, hingga mobil komando mulai memadati area depan Mapolrestabes Surabaya. Untuk menjaga kelancaran jalan dan keamanan bersama, kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan.

Petugas kepolisian mengosongkan dan menutup ruas jalan tepat di depan Mapolrestabes Surabaya. Akibat penutupan tersebut, arus kendaraan yang datang dari arah utara (Kawasan Veteran/Jalan Rajawali) langsung dibelokkan menuju arah Kembang Jepun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain di sekitar Mapolrestabes, rekayasa arus lalu lintas juga disiagakan di kawasan Jalan Teuku Umar, Tegalsari, yang menjadi salah satu titik konsentrasi pergerakan massa sesuai dengan rencana awal.

ADVERTISEMENT

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kemacetan di area pusat kota dan menggunakan jalur alternatif.

"Kami meminta kerja sama dari seluruh masyarakat pengendara untuk tetap tertib dan sabar di jalan. Demi kelancaran bersama, mohon ikuti petunjuk serta pengalihan arus yang diarahkan oleh petugas kami di lapangan," tutur AKBP Galih Bayu Raditya.

Jalur Alternatif

Bagi masyarakat yang hendak melintas di sekitar kawasan pusat kota atau wilayah Perak/Jawa Pos lama menuju Kota Tua, berikut ini sejumlah skema jalur alternatif yang disarankan Polrestabes Surabaya.

  • Dari Arah Utara/Perak Menuju Pusat Kota: Pengendara diimbau menghindari Jalan Veteran dan dapat memilih jalur alternatif melalui Jalan Indrapura, Jalan Rajawali (sisi barat), atau memanfaatkan akses Jalan Pengampon.
  • Dari Arah Kembang Jepun / Pabean Cantian: Kendaraan diarahkan lurus mengitari kawasan Kapasan atau Kaliondo untuk menuju ke arah timur/selatan tanpa memotong jalur depan Polrestabes.
  • Kawasan Tegalsari & Teuku Umar: Pengendara yang melintas dari arah Darmo menuju pusat kota disarankan menggunakan jalur utama Jalan Raya Darmo, Jalan Basuki Rahmat, atau mengalihkan rute melalui Jalan Pandegiling untuk menghindari kepadatan di area Tegalsari.

Aksi damai yang diikuti massa serba hitam ini dipicu desakan pengusutan kasus penganiayaan terhadap anggota PSHT di kawasan Tegalsari. Ada 2 anggota PSHT yang berprofesi sebagai petugas valet di sebuah tempat hiburan di kawasan Tegalsari, Surabaya yang diduga dibacok oleh DC.

Massa PSHT sebelumnya telah mengumumkan rencana aksi yang berlangsung di dua lokasi, yakni markas debt collector Maluku 1 Rasa (M1R) di Jalan Teuku Umar, Tegalsari, serta Mapolrestabes Surabaya.

Rencananya ada sebanyak 10 ribu massa PSHT yang akan turun ke jalan mengikuti menggelar aksi damai mendesak polisi segera memproses hukum pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Hingga sore hari, petugas Satlantas dan jajaran kepolisian Polrestabes Surabaya terus bersiaga mengatur kelancaran arus lalu lintas di titik-titik persimpangan.



(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads