Sepekan Berjalan, Homecare Jember Layani Ratusan Warga

Sepekan Berjalan, Homecare Jember Layani Ratusan Warga

Yakub Mulyono - detikJatim
Jumat, 31 Jul 2026 13:15 WIB
Bupati Jember Gus Fawait
Bupati Jember Gus Fawait (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Jember -

Program Homecare Jember telah berjalan selama 7 hari. Program ini telah menyasar langsung ratusan warga Jember yang selama ini belum tersentuh akses kesehatan gratis.

Bupati Jember Gus Fawait memastikan, program Homecare adalah komitmen Pemkab Jember untuk memberi layanan kesehatan terbaik untuk kelompok masyarakat rentan. Program ini sesuai misi utama Presiden Prabowo Subianto soal kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan keadilan bagi seluruh masyarakat.

"Yang pertama bahwa semangat Homecare ini adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kalau orang yang mampu punya dokter keluarga, kami ingin mewujudkan keluarga yang tidak mampu punya dokter pribadi atau dokter keluarga, itu yang pertama," kata Gus Fawait di Surabaya, Jumat (31/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang kedua, ini sesuai dengan Asta Cita Presiden, bahwa pengentasan kemiskinan itu salah satunya dimulai dari bagaimana perbaikan pelayanan kesehatan," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Gus Fawait menyebut, ada 1.200 tenaga kesehatan yang dilibatkan dalam program Homecare Jember. Dari jumlah itu, lebih dari 200 adalah dokter umum hingga dokter spesialis.

"Homecare saya pastikan gratis dan Insyaallah kita lengkapi dengan peralatan untuk pelayanan kesehatan dasar yang semakin mumpuni. SDM tenaga kesehatannya juga ada sekitar 1.200 dan tidak akan mempengaruhi pelayanan di Puskesmas atau rumah sakit yang ada ketika ada pelaksanaan Homecare," bebernya.

"Untuk dokter di Rumah Sakit Soebandi saja ada sekitar 160 dokter. Di Soebandi saja itu meliputi dokter umum, spesialis, dan sub-spesialis. Belum lagi di Rumah Sakit Kalisat, belum lagi di Rumah Sakit Balung milik pemerintah daerah, belum lagi di masing-masing Puskesmas ada dokter umum," tambahnya.

Gus Fawait menegaskan pasien yang disasar Homecare Jember akan mendapat penanganan langsung dari dokter sesuai keluhan sakitnya.

"Jadi nanti kalau memang butuh konsultasi dengan dokter umum, akan disambungkan dengan telemedicine di Puskesmas. Tapi ketika nanti butuh dokter spesialis atau sub-spesialis, akan kita sambungkan dengan pihak rumah sakit. Obatnya pun dari pihak rumah sakit," tandasnya.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads