10 Ribu Pesilat Bakal Turun ke Jalanan Surabaya Siang Ini

10 Ribu Pesilat Bakal Turun ke Jalanan Surabaya Siang Ini

Tim detikJatim - detikJatim
Jumat, 31 Jul 2026 10:35 WIB
Hari Kedua Libur Lebaran, Lalu Lintas di Surabaya Terpantau Lancar
Ilustrasi lalin di Surabaya/Foto: Aprilia Devi/detikJatim
Surabaya -

Sebanyak 10 ribu massa pesilat berencana menggelar aksi damai di Surabaya, Jumat (31/7/2026) siang. Aksi tersebut akan dipusatkan di dua lokasi, yakni markas debt collector Maluku 1 Rasa (M1R) di Jalan Teuku Umar, Tegalsari, serta Polrestabes Surabaya.

Rencana aksi merupakan buntut kasus dugaan penganiayaan dan pembacokan terhadap dua anggota PSHT yang berprofesi sebagai petugas valet di sebuah tempat hiburan di kawasan Tegalsari, Surabaya. Massa mendesak polisi segera menangkap dan memproses hukum para pelaku.

Dilansir dari CNN Indonesia, rencana unjuk rasa itu tertuang dalam surat pemberitahuan penyampaian pendapat di muka umum bernomor 022/AD-PSHT/VII/2026 yang ditujukan kepada Kapolrestabes Surabaya. Dalam surat tersebut, aksi dijadwalkan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi rencana tersebut, Kasatintelkam Polrestabes Surabaya Kompol Awaludin Wijaya membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat pemberitahuan aksi dengan estimasi peserta sekitar 10 ribu orang.

ADVERTISEMENT

"Terkait rencana aksi tersebut, surat pemberitahuannya memang sudah masuk dan sudah kami terima. Kalau memang nanti teknisnya seperti itu, tentu akan kami mediasi atau kami fasilitasi untuk audiensi. InshaAllah nanti bisa diaudiensikan," kata Awaludin dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (30/7/2026).

Untuk itu, pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan protokol Surabaya pada Jumat (31/7/2026) siang diminta bersiap mencari jalur alternatif. Sebab, polisi akan menerapkan rekayasa lalu lintas seiring aksi massa dari salah satu perguruan silat.

Rekayasa arus dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat massa bergerak dari kawasan Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan Teuku Umar dan Polrestabes Surabaya. Personel kepolisian juga disiagakan di sejumlah simpul jalan untuk mengatur arus lalu lintas.

Massa dijadwalkan mulai berkumpul di kawasan Jalan Basuki Rahmat setelah Salat Jumat. Aksi diperkirakan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.

Adapun rute yang akan dilalui massa yakni Bundaran Waru, Jalan Ahmad Yani, Jalan Wonokromo, Jalan Raya Darmo, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Gayam, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Pandegiling hingga Jalan Teuku Umar.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik yang akan dilalui massa.

"Arus lalin dari Jalan Raya Darmo menuju Jalan Basuki Rahmat di alihkan ke Jalan Pandegiling Sisi Barat. Arus lalin dari Jalan Pangsud menuju Jalan Basra di luruskan ke Jalan Urip Sumoharjo," kata Galih saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (31/7/2026).

Selain itu, arus kendaraan dari Jalan Pandegiling menuju Jalan Teuku Umar akan diarahkan lurus ke Jalan Imam Bonjol. Begitu pula kendaraan dari Jalan RA Kartini menuju Jalan Teuku Umar yang akan dialihkan ke Jalan Imam Bonjol.

Sementara itu, kendaraan dari Jalan Cokroaminoto dan Jalan Sam Ratulangi menuju Jalan Teuku Umar akan dialihkan melalui Jalan Pandegiling dan Jalan RA Kartini.

Polisi mengimbau masyarakat tetap mematuhi arahan petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif apabila melintasi kawasan yang terdampak aksi.

"Kami meminta kerja sama dari seluruh masyarakat pengendara untuk tetap tertib dan sabar di jalan. Demi kelancaran bersama, mohon ikuti petunjuk serta pengalihan arus yang diarahkan oleh petugas kami di lapangan," tuturnya.



(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads