Agustin Arimardika (33), warga Bagong Ginayan, Kelurahan Ngagel, Surabaya, masih berjuang mendapatkan kembali anaknya yang dibawa mantan suaminya sejak awal Maret 2026. Selama lima bulan, Agustin atau yang akrab disapa Ayu belum bertemu kembali dengan anaknya, A (5).
Kisah Ayu mencari anaknya kemudian viral di media sosial. Setelah unggahannya tersebar, dia justru mendapat banyak informasi dari warga yang mengaku melihat A di sejumlah tempat. Dari informasi yang diterimanya, anak tersebut disebut tidak terurus hingga mengemis.
Ayu mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan kembali anaknya. Dia bahkan telah melapor ke Polsek untuk meminta bantuan mengambil A pada Senin (28/7). Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayu kemudian diarahkan untuk melapor ke DP3A Surabaya. Laporan itu dilakukan pada Selasa (29/7), setelah kisahnya viral di media sosial.
Menurut Ayu, laporan tersebut kini telah diproses. Dia mendapat informasi bahwa pihak terkait masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penjemputan terhadap anaknya.
"Nunggu diekseskusi jemput paksa. Soalnya keadaan masih panas, viral di mana-mana. Nunggu waktu yang tepat katanya," kata Ayu kepada detikJatim, Kamis (30/7/2026).
Ayu tidak hanya menunggu proses dari DP3A. Dia terus mencari keberadaan anaknya.
Pada Rabu (29/7), Ayu mendapat informasi bahwa A berada di Rusun Urip Sumoharjo bersama ayahnya. Dia pun langsung bergerak bersama pihak kelurahan, RW, dan Babinsa untuk mendatangi lokasi tersebut.
Namun, upaya itu kembali gagal. Ayu mengaku Sunardi kabur membawa A sebelum dirinya bisa bertemu dengan anaknya.
"Sudah ketemu, tapi lari Sunardi-nya, nggak mau nemuin. Lari dilindungi RT-nya sana, dikasih uang Rp 10 ribu. Lari bawa Aluna, diangkat dibawa lari sama Sunardi. Info RT yang melindungi Sunardi, saya dapat dari orang Keputran Kejambon. Dia WA saya, saya dikasih tahu semuanya," jelasnya.
Ayu juga berencana melaporkan persoalan tersebut ke Unit PPA Polrestabes Surabaya. Saat ini, dia mengaku masih berkoordinasi dengan RW dan pihak-pihak yang membantunya mencari A.
"Saya mau lapor ke PPA Polrestabes juga. Saya diarahkan polisi juga. Kemarin sudah laporan," ujarnya.
Kini, sudah lima bulan Ayu tidak bertemu dengan anaknya. Dia hanya ingin A kembali bersekolah, mendapatkan makanan yang layak, dan hidup terawat seperti sebelum dibawa Sunardi.
"Sudah 5 bulan Aluna, nggak sekolah, dan dapat info disuruh ngemis. Aluna sudah 5 tahun umurnya, sudah masuk TK nggak disekolahin anaknya. Anak saya masih hidup di jalanan," pungkasnya.
