Bikin Resah! Pria Diduga ODGJ 3 Hari Terus Merokok di SPBU Waru Sidoarjo

Bikin Resah! Pria Diduga ODGJ 3 Hari Terus Merokok di SPBU Waru Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Rabu, 29 Jul 2026 10:30 WIB
Pria diduga ODGJ di SPBU Waru Sidoarjo
Pria diduga ODGJ di SPBU Waru Sidoarjo/Foto: Istimewa
Sidoarjo -

Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) diamankan petugas ke UPTD Liponsos Sidoarjo setelah beberapa hari mondar-mandir di area SPBU di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Keberadaan pria tersebut membuat warga dan petugas SPBU merasa khawatir karena ia terus merokok di sekitar lokasi.

Purwanto (32), warga sekitar mengatakan, pria tersebut sudah berada di kawasan SPBU selama sekitar tiga hari. Menurutnya, setiap malam pria itu terlihat tidur di area SPBU dan hampir tidak pernah berhenti merokok.

"Sudah sekitar tiga hari ada di sini. Malam tidurnya di area SPBU dan hampir terus merokok. Warga sama petugas SPBU jadi khawatir kalau sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Purwanto kepada detikJatim melalui telepon selulernya, Rabu (29/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena dinilai berpotensi membahayakan, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Satpol PP Kecamatan Waru. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama UPTD Liponsos Sidoarjo.

ADVERTISEMENT

Petugas Liponsos akhirnya berhasil mengevakuasi pria tersebut dari area SPBU untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepala UPTD Liponsos Sidoarjo, Kristian Yudiarianto, membenarkan pihaknya telah mengevakuasi seorang pria tanpa identitas dari kawasan SPBU di Jalan Brigjen Katamto.

"Yang bersangkutan dilaporkan warga karena selama tiga hari mondar-mandir di area SPBU, merokok, bahkan sempat tidur di depan lokasi. Petugas SPBU juga sudah beberapa kali menegur, tetapi yang bersangkutan tetap kembali lagi," kata Kristian.

Ia menjelaskan, identitas pria tersebut hingga kini belum diketahui. Pihaknya berencana melakukan pemeriksaan data kependudukan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mengetahui identitas yang bersangkutan.

"Siang ini rencananya akan kami cek ke Dukcapil untuk penelusuran identitasnya. Setelah identitas diketahui, baru akan dilakukan langkah penanganan berikutnya sesuai prosedur," jelasnya.

Kristian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada apabila menemukan orang terlantar atau diduga mengalami gangguan kejiwaan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

"Masyarakat diminta segera melaporkannya kepada petugas agar dapat segera ditangani secara tepat," pungkas Kristian.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads