BMKG Ingatkan Angin 20 Knot dan Gelombang 2 Meter Bahayakan Penyeberangan

BMKG Ingatkan Angin 20 Knot dan Gelombang 2 Meter Bahayakan Penyeberangan

Eka Rimawati - detikJatim
Selasa, 28 Jul 2026 21:15 WIB
Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ditutup akibat cuaca buruk
Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ditutup akibat cuaca buruk (Foto: Eka Rimawati/detikJatim)
Banyuwangi -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini terkait ketinggian gelombang dan kecepatan angin yang berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

BMKG menyebut kecepatan angin mencapai 20 knot di laut. Kecepatan angin ini berpotensi berbahaya dan memerlukan kewaspadaan tinggi, terutama bagi kapal-kapal berukuran kecil.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Banyuwangi Teguh Tri Susanto mengungkapkan, penundaan maupun penutupan sementara aktivitas penyeberangan hari ini dipicu oleh faktor cuaca ekstrem yang membahayakan armada kapal feri. Tingginya gelombang dan kencangnya angin menjadi dasar rekomendasi penutupan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait penutupan hari ini disebabkan tinggi gelombang di tengah perairan mencapai lebih dari 2 meter serta angin kuat hingga lebih dari 20 knot," ujar Teguh, Selasa (28/7/2026).

ADVERTISEMENT

Angin kencang dengan kecepatan melebihi 20 knot atau sekitar 37 km/jam tersebut memicu gelombang tinggi dan arus kuat di perairan Selat Bali, sehingga sangat berisiko bagi proses sanding (penyandaran kapal) maupun pelayaran antar-pulau. Teguh menyebut, kondisi dinamika atmosfer yang memburuk di tengah laut tersebut berdampak langsung pada operasional moda transportasi laut.

"Betul, terjadi penundaan pelayanan pelabuhan per pukul 16.35 WIB - 17.55 WIB akibat gelombang tinggi, sebelumnya juga penutupan dari jam 10.10 WIB - 12.45 WIB," ungkap Teguh.

Teguh menambahkan, pengguna jasa penyeberangan, nelayan, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir diimbau untuk tetap waspada, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta terus memantau pembaruan cuaca (weather update) secara berkala melalui saluran resmi BMKG.

Sebelumnya, Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi terpaksa ditutup sementara sebanyak dua kali. Pkenyebabnya akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menerjang kawasan Selat Bali.

Akibatnya sebanyak 28 kapal mengalami penundaan jadwal keberangkatan (delay). Hingga berita ini diturunkan, aktivitas pelayaran belum dibuka kembali demi keselamatan perjalanan.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads