Puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu ibadah sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW dan dikerjakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Setelah menahan lapar dan dahaga sepanjang hari, umat Islam dianjurkan menyempurnakan ibadah tersebut dengan membaca doa ketika berbuka puasa.
Doa buka puasa Ayyamul Bidh berisi ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat berbuka sekaligus harapan agar ibadah puasa diterima. Berikut bacaan doa buka puasa sunah Ayyamul Bidh lengkap dalam bahasa Arab, latin, arti, serta waktu yang dianjurkan untuk membacanya.
Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh
Doa buka puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan yang dianjurkan ketika waktu berbuka tiba. Doa ini berisi ungkapan syukur kepada Allah SWT sekaligus harapan agar ibadah puasa diterima dan memperoleh keberkahan. Berikut bacaan doa buka puasa Ayyamul Bidh lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
Ψ§ΩΩΩΩΩ°ΩΩΩ ΩΩ ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩ ΩΨͺΩ ΩΩΨ¨ΩΩΩ Ψ’Ω ΩΩΩΨͺΩ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ψ±ΩΨ²ΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ·ΩΨ±ΩΨͺΩ Ψ¨ΩΨ±ΩΨΩΩ ΩΨͺΩΩΩ ΩΩΨ§ Ψ£ΩΨ±ΩΨΩΩ Ω Ψ§ΩΨ±ΩΩΨΩΩ ΩΩΩΩ
Arab Latin: Allahumma laka sumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika aftartu, birahmatika ya arhamarrahimin
Artinya: Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan yang Maha Pengasih.
Ψ°ΩΩΩΨ¨Ω Ψ§ΩΨΈΩΩΩ ΩΨ£Ω ΩΩΨ§Ψ¨ΩΨͺΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΨ±ΩΩΩΩΨ ΩΩΨ«ΩΨ¨ΩΨͺΩ Ψ§ΩΨ£ΩΨ¬ΩΨ±Ω Ψ₯ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ§ΩΩΩΩ
Arab Latin: Dzahabadzoma'u wabtalatil 'uruqu wa-tsabatal ajru insyaAllah
Artinya: Telah hilang dahaga, dan telah basah urat-urat, serta tetap pahala jika Allah menghendaki.
Kapan Membaca Doa Buka Puasa?
Doa buka puasa Ayyamul Bidh dibaca ketika waktu berbuka telah tiba, yakni setelah matahari terbenam atau saat azan Magrib berkumandang. Pada waktu tersebut, umat Islam dianjurkan segera berbuka puasa sebagaimana sunah Rasulullah SAW, sehingga doa dapat dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Selain sebagai ungkapan syukur, doa berbuka juga menjadi momen untuk memohon keberkahan dan pahala atas ibadah puasa yang telah dijalankan sepanjang hari. Karena itu, umat Islam dianjurkan membaca doa saat berbuka sebelum atau ketika mulai menikmati makanan dan minuman untuk membatalkan puasa.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh merupakan ibadah sunah yang dikerjakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk melaksanakannya secara rutin karena memiliki berbagai keutamaan. Berikut beberapa keutamaan puasa Ayyamul Bidh dirangkum dari laman Baznas.
1. Mendapat Pahala Seperti Puasa Sepanjang Tahun
Keutamaan utama puasa Ayyamul Bidh adalah pahalanya yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda puasa tiga hari setiap bulan nilainya seperti puasa sepanjang tahun. Hal ini karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat, sehingga puasa tiga hari setiap bulan setara dengan pahala puasa satu bulan penuh.
2. Meneladani Sunah Rasulullah SAW
Puasa Ayyamul Bidh termasuk amalan yang rutin dianjurkan Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat Abu Hurairah RA, Nabi SAW berpesan agar tidak meninggalkan tiga amalan, yakni salat witir sebelum tidur, salat duha, dan puasa tiga hari setiap bulan.
3. Melatih Ketakwaan dan Pengendalian Diri
Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, puasa Ayyamul Bidh juga melatih seorang muslim untuk mengendalikan hawa nafsu, menjaga lisan, serta menjauhi perbuatan yang dilarang. Kebiasaan ini dapat membantu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
4. Membiasakan Istikamah Beribadah
Karena dilaksanakan setiap bulan, puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu amalan yang dapat melatih konsistensi dalam beribadah. Meski hanya berlangsung selama tiga hari, jika dilakukan secara rutin akan menjadi kebiasaan baik yang mendatangkan pahala berkelanjutan.
5. Menumbuhkan Kepedulian kepada Sesama
Saat berpuasa, seseorang akan merasakan lapar dan haus sehingga lebih mudah memahami kondisi orang yang kekurangan. Oleh karena itu, puasa Ayyamul Bidh juga menjadi momentum yang baik untuk memperbanyak sedekah dan berbagi kepada sesama agar nilai ibadah semakin sempurna.
(irb/irb)
