Bantah Ugal-ugalan, Komunitas Pajero Minta Maaf Usai Konvoi di Tol Jatim

Bantah Ugal-ugalan, Komunitas Pajero Minta Maaf Usai Konvoi di Tol Jatim

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Senin, 27 Jul 2026 16:00 WIB
Komunitas Pajero datangi PJR Polda Jatim usai viral konvoi di tol
Komunitas Pajero datangi PJR Polda Jatim usai viral konvoi di tol/Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim
Surabaya -

Komunitas Pajero One Jatim menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan setelah video konvoi mereka di Tol Surabaya-Mojokerto hingga Jombang viral di media sosial. Meski membantah berkendara secara ugal-ugalan, mereka mengakui iring-iringan tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan lain.

Ketua Pajero Indonesia One Jatim Korwil 6 Jatim Andri Setiawan membenarkan rombongan yang melakukan perjalanan menuju Jombang merupakan bagian dari komunitasnya.

"Kami membenarkan bahwa kemarin kami mengadakan acara di Jombang yang dimulai dari rest area 726 sampai keluar exit tol Ploso Jombang," kata Andri kepada detikJatim, Senin (27/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Andri membantah konvoi dilakukan dengan kecepatan hingga 140 km/jam. Ia menunjukkan rekaman dashcam yang menurutnya mencatat kecepatan kendaraan sekitar 100 km/jam.

ADVERTISEMENT

Pernyataan serupa disampaikan anggota Pajero One Jatim Arya Asraf. Menurutnya, rombongan sengaja tidak melaju dengan kecepatan tinggi karena salah satu anggota sedang hamil.

"Kami memang membenarkan bahwa ada rombongan yang menuju Jombang kemudian kami tidak membenarkan bahwa perjalanan kami menggunakan kecepatan tinggi melainkan dengan kecepatan 100 ke bawah," ujarnya.

"Dikarenakan ada anggota kami yang sedang hamil," imbuhnya.

Arya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu selama rombongan melintas di jalan tol. Ia memastikan peristiwa tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi komunitasnya.

"Untuk selanjutnya kami mohon maaf kepada pengguna jalan yang lain karena perjalanan kami mengganggu dan terima kasih untuk pjr Jatim 3 khususnya sudah melakukan edukasi dan memberikan arahan dan petunjuk untuk perjalanan kita maupun di jalan raya dan mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan pengguna jalan lainnya yang merasa dirugikan," tuturnya.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana mengatakan, pihaknya telah memanggil pengurus komunitas untuk memberikan klarifikasi sekaligus mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas dan menghormati pengguna jalan lain.

Sebelumnya, pengendara bernama Fauzi mengeluhkan iring-iringan sekitar 12-15 unit Pajero yang diduga menguasai lajur kanan Tol Surabaya-Mojokerto hingga Jombang. Ia juga mengaku rombongan menghalangi kendaraan lain yang hendak menyalip dan menduga melaju hingga 140 km/jam. Hingga kini, kepolisian telah meminta klarifikasi dari komunitas tersebut dan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.



(pfr/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads