Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 mengusung tema Humanity, Earth and Life (HEAL). Presiden JFC, Budi Setiawan, mengungkapkan bahwa tema tersebut dipilih bukan sekadar sebagai pemanis gelaran, melainkan sebuah nilai dan perjalanan bersama untuk terus berkarya, menjaga kemanusiaan, serta merawat bumi.
"HEAL adalah bagian dari perjalanan JFC agar terus bergerak dan berkarya," katanya, Minggu (26/7/2026).
Pria yang karib disapa Iwan itu menjelaskan, salah satu pilar utama dari tema HEAL adalah keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan dan kesetaraan. Melalui JFC, ia ingin memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk mengekspresikan kreativitas mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemanusiaan adalah sebuah pribadi yang memiliki hak yang sama dan kesempatan yang sama," ujarnya.
"JFC ingin menjadi ruang, agar semuanya memiliki hak yang sama. Ruang bagi anak-anak, pemuda, seniman, budayawan, agar bisa berkarya," tambahnya.
Tak hanya berfokus pada ruang ekspresi manusia, tema HEAL juga membawa pesan mendalam mengenai kepedulian terhadap lingkungan hidup. Iwan menekankan bahwa proses kreatif yang dilahirkan di panggung JFC harus beriringan dengan semangat menjaga kelestarian alam dan peradaban.
"Bumi tempat kita hidup. Kita harus merawatnya, kita harus mengingat bahwa kreativitas juga menjaga alam. Menjaga bumi dan isinya, menjaga peradaban dan alam," paparnya.
Dia pun berharap pesan dari tema HEAL ini dapat diresapi oleh seluruh elemen yang terlibat maupun masyarakat luas yang menyaksikan.
"Inilah HEAL, bukan hanya tema, tetapi perjalanan yang kita bangun bersama," tandasnya.
